HUT Ke-2 Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian, HMI Badko Sulsel Apresiasi Kinerja BPLIP Kelas I Makassar

ruminews.id, Makassar — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan (Badko HMI Sulsel) menyampaikan apresiasi atas kinerja Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP), Kementerian Pertanian Republik Indonesia, khususnya melalui Balai Pengujian Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar. Apresiasi ini sekaligus menjadi ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian.

Apresiasi tersebut disampaikan melalui Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) Badko HMI Sulsel, Muhammad Rafly Tanda. Ia menilai, momentum dua tahun perjalanan Ditjen LIP merupakan kesempatan untuk memperkuat komitmen dan konsistensi pemerintah dalam mendorong pembangunan pertanian nasional, khususnya melalui optimalisasi lahan, pengembangan irigasi pertanian, dan program cetak sawah sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Menurut HMI Badko Sulsel, keberadaan Ditjen LIP memiliki posisi penting dalam mendukung agenda pembangunan pertanian nasional. Pengelolaan lahan yang produktif, ketersediaan infrastruktur irigasi yang memadai, serta perluasan areal persawahan merupakan aspek fundamental yang saling berkaitan dalam meningkatkan kapasitas produksi pangan dan memperkuat kemandirian bangsa.

Dalam konteks tersebut, HMI Badko Sulsel memberikan apresiasi kepada Dr. Rustan Massinai, S.TP., M.Sc., beserta seluruh jajaran dan tim kerja BPLIP Kelas I Makassar atas kontribusi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas serta mendukung agenda pembangunan pertanian. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalitas, dan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

“Bagi kami, pembangunan pertanian bukan sekadar persoalan teknis mengenai lahan dan irigasi, melainkan bagian penting dari ikhtiar mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap kerja nyata yang berorientasi pada kepentingan rakyat patut mendapatkan apresiasi sekaligus pengawalan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani,” demikian penekanan HMI Badko Sulsel dalam menyikapi momentum tersebut.

HMI Badko Sulsel juga memandang bahwa program strategis nasional (PSN) di sektor pertanian, termasuk cetak sawah, optimasi lahan, dan pembangunan maupun rehabilitasi irigasi, harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip ketepatan sasaran, transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan. Dengan demikian, program pembangunan tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata terhadap produktivitas pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Lebih jauh, HMI Badko Sulsel menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat sipil merupakan bagian penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan pertanian. Sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat pengawasan partisipatif, mendorong inovasi, serta memastikan kebijakan yang dijalankan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan sebagai bentuk penghormatan kepada institusi pemerintah yang terus mengemban peran dan pengabdiannya bagi masa depan bangsa. Namun, apresiasi juga harus menjadi energi untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inilah semangat yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia tumbuh menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Muhammad Rafly Tanda.

Pada momentum HUT ke-2 Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian, HMI Badko Sulsel berharap agar seluruh jajaran Ditjen LIP dan BPLIP Kelas I Makassar semakin memperkuat integritas, profesionalitas, dan komitmen dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.

HMI Badko Sulsel meyakini bahwa keberhasilan pembangunan pertanian akan menjadi salah satu fondasi penting bagi terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaulat pangan, dan berkeadilan sosial.

Selamat HUT ke-2 Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.

“Dari Lahan yang Produktif, Irigasi yang Berkelanjutan, Menuju Kedaulatan Pangan dan Indonesia Emas 2045.”

HMI Badko Sulsel Mengapresiasi Kinerja, Mengawal Kebijakan, dan Mendorong Kemajuan Bangsa.

Share

Scroll to Top