Peringati Dies Natalis ke-44, FKM Unhas Edukasi Kader Posyandu di Maros Lewat Komunikasi Antarpribadi MMS

Fikri Haikal
Minggu, 8 November 2026 • 11:43 WITA
Peringati Dies Natalis ke-44, FKM Unhas Edukasi Kader Posyandu di Maros Lewat Komunikasi Antarpribadi MMS

Ruminews.id – MAROS, 7 November 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi Komunikasi Antarpribadi (KAP) terkait Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) bagi kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Camba, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula Puskesmas Camba ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-44 FKM Unhas yang mengusung tema “Berdaya, Berdampak, dan Mendunia”.

Sebanyak 19 kader posyandu mengikuti kegiatan edukasi yang dirancang secara interaktif dan partisipatif. Melalui pelatihan ini, kader dibekali pendekatan komunikasi yang lebih efektif untuk mendampingi ibu hamil, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai manfaat dan pentingnya konsumsi suplemen multi mikronutrien (MMS) selama kehamilan.

Kegiatan edukasi ini melibatkan dosen dan mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas yang tergabung dalam Indonesian Center for Nutrition Studies (ICONS), lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat di bawah naungan FKM Unhas. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Dr. Nurzakiah, SKM., MKM., Dietisien, bersama Sabaria Manti Battung, SKM., M.Sc., Ph.D., serta turut dihadiri Guru Besar Ilmu Gizi FKM Unhas, Prof. dr. Veni Hadju, Ph.D.

Belajar MMS Lewat Lagu dan Permainan

Berbeda dari penyuluhan kesehatan yang umumnya didominasi penyampaian materi, kegiatan ini dikemas melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan. Sesi diawali dengan bina suasana melalui permainan ice breaking untuk membangun keakraban dan meningkatkan partisipasi kader.

Suasana semakin meriah ketika peserta diajak bernyanyi bersama menggunakan lirik edukasi MMS yang diadaptasi dari irama lagu yang familiar di masyarakat, seperti Indung-Indung dan Allahul Kafi.

Melalui nyanyian tersebut, kader diajak mengenali pesan-pesan penting mengenai konsumsi MMS, termasuk anjuran mengonsumsi satu tablet setiap hari selama kehamilan.
Tidak hanya bernyanyi, peserta juga mengikuti demonstrasi penggunaan kemasan MMS, termasuk praktik membuka dan menutup botol dengan benar. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan dan perlombaan yang mendorong keterlibatan aktif peserta.

Kader Didorong Menjadi Komunikator yang Empatik

Selain meningkatkan pemahaman mengenai MMS, kegiatan ini menekankan pentingnya keterampilan komunikasi antarpribadi dalam mendampingi ibu hamil.

Para kader diperkenalkan pada pendekatan komunikasi yang mengutamakan penggunaan nama, mendengarkan secara aktif, membangun interaksi nonverbal yang nyaman, serta membantu ibu hamil menyusun komitmen untuk mengonsumsi MMS secara teratur.

Pendekatan ini menjadi penting mengingat keberhasilan edukasi kesehatan tidak hanya ditentukan oleh informasi yang disampaikan, tetapi juga oleh kemampuan kader membangun kepercayaan dan memahami kekhawatiran ibu hamil.

Melalui demonstrasi edukasi kelompok, peserta diajak memahami bagaimana menyampaikan pesan kesehatan secara sederhana, menggunakan perumpamaan yang mudah dipahami, serta mendorong ibu hamil mengambil keputusan berdasarkan pemahaman yang diperolehnya.

Keterlibatan aktif kader dalam permainan, nyanyian, dan praktik komunikasi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran yang berlangsung dalam suasana akrab dan menyenangkan.

Perkuat Peran Kader dalam Kesehatan Ibu dan Anak
Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi akademisi dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui pemberdayaan kader posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Kader diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi kesehatan, tetapi juga mampu berperan sebagai pendamping yang membantu ibu hamil memahami manfaat MMS, mengatasi keraguan, serta membangun kebiasaan konsumsi suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan kader posyandu, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas komunikasi kader sekaligus mendukung upaya perbaikan gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Camba.

Semangat “Berdaya, Berdampak, dan Mendunia” dalam Dies Natalis ke-44 FKM Unhas pun diwujudkan melalui kegiatan edukasi yang mendekatkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Bagikan Berita Ini:
RUMINEWS

Membuka berita...