Penulis: Amirusin Harahap – Peserta LK 2 HMI Cabang Takalar
ruminews.id, TAKALAR – Kegiatan Latihan Kader II (LK 2) HMI Cabang Takalar yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar menjadi ruang pembelajaran bagi kader HMI untuk memahami arah pembangunan daerah serta program prioritas pemerintah kabupaten dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai tujuh program unggulan Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin.
Program pertama adalah digitalisasi pelayanan publik yang diarahkan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Selanjutnya, pengentasan kemiskinan menjadi fokus utama melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan akses layanan dasar bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Pada sektor pertanian, berbagai langkah modernisasi dilakukan guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan.
Sebagai daerah pesisir, Takalar turut menempatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Potensi yang dimiliki diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat dan daerah.
Selain itu, penguatan UMKM, koperasi, BUMDes, dan BUMD menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan yang bertujuan membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja. Sementara melalui Program Takalar BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Nyaman), pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang tertata dan nyaman.
Bagi peserta LK 2 HMI Cabang Takalar, pemaparan mengenai program-program tersebut menjadi bekal penting untuk memahami tantangan pembangunan daerah sekaligus peran generasi muda dalam mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Takalar ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa dalam mendorong pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.