OPINI

Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero Kec. Sangalla Menolak Keras Eksplorasi Panas Bumi di Wilayah Adat Basse Maroang

Penulis : vichzell mahardhika pamaru’ (Aktivis IPPMS Makassar)

ruminews.id.Sangalla, Tana Toraja. Rencana eksplorasi panas bumi di Dusun Wala Kec. Sangalla ini mendapat penolakan dari keluarga besar Tongkonan Layuk Kaero yang dimana masuk dalam wilayah adat Basse Maroang (wilayah adat tongkonan layuk kaero).

Pernyataan penolakan ini disampaikan langsung oleh Puang Massora, Tongkonan Layuk Kaero kepada Mahasiswa setelah melakukan diskusi di lingkungan Tongkonan Layuk Kaero pada 1 Mei 2026.

“Kami Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero menolak ketika wilayah adat kami akan di eksplorasi, tanpa aktivitas saja gunung kaero pernah longsor besar, apalagi ketika ada aktivitas semacam pengeboran” Puang  Massora, Tongkonan Layuk Kaero.

Alasan penolakan ini atas kekhawatiran masyarakat adat dengan adanya pelanggaran hak kolektif dan pendapatan dari sektor pertanian. Seperti yang ditemukan di sekitar Dusun Wala terdapat beberapa patok berwarna Merah, Biru, dan Kuning yang di ketahui milik PLN aliran listrik tegangan tinggi dari proyek dari gardu Bakaru sampai Palopo.

Menurut warga sekitar tidak mengetahui adanya patok tersebut “Kami tidak tahu ini patok untuk apa, dan pada saat dipasang kami tidak diberitahu sebelumnya kalau lahan kami mau dipasangi patok seperti ini”

Diketahui juga bahwa penolakan masyarakat adat sekitar Tongkonan Layuk Kaero didasari dari akan terganggunya mata air dari proses pengeboran eksplorasi panas bumi ini. Dan fakta yang ditemukan di lapangan bahwa ada beberapa titik mata air yang digunakan masyarakat untuk mengaliri rumah-rumah serta lahan pertanian seperti kebun lada katokkon dan sawah.

“Satu mata air ini bisa mengaliri rumah sekitar 20-25 rumah, kita tampung di galon besar lalu di aliri ke rumah-rumah warga” Kata salah satu warga sekitar.

Share Konten

Opini Lainnya

WhatsApp Image 2026-05-08 at 12.30
Bupati Luwu Timur Siap Mendukung Bakti Sosial GMKI Cabang Makassar tahun 2026 di Luwu Timur
WhatsApp Image 2026-05-07 at 16.41
Antara Sorotan MBG dan Senyapnya Koperasi Merah Putih
IMG-20260507-WA0007
Kecelakaan Kerja: Masalah yang Tak Selalu Soal Alat
Muzakkir
Merayakan atau Melupakan: Pergeseran Makna Kelulusan Remaja
IMG-20260506-WA0010
Anomali Demokrasi dalam Mekanisme Aksi SE 3562 UINAM
IMG-20260506-WA0006
Gudang Beras Penuh, Anak Petani Asal Sulsel Gugat Klaim Swasembada Pemerintah
IMG-20260505-WA0030
May Day dan Hardiknas: Jeritan Buruh, Sunyinya Wakil Rakyat
IMG-20260505-WA0025
Otonomi “Kampus Merah” sebagai PTN-BH: Kemandirian Kampus atau Komersialisasi Ruang Akademik?
f34ef10e-7ba7-4417-88b7-7497d8ae6ff1
Hardiknas, Defisit Partisipasi Korporasi, dan Krisis Substansi CSR di Makassar.
WhatsApp Image 2026-05-03 at 13.10
Selamat hari jadi-nya Ki Hajar Dewantara: Bapak Pendidikan Nasional
Scroll to Top