Maroko dan Norwegia, Dua Negara Underdog yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia
ruminews.id – Jakarta – Dalam sejarah Piala Dunia, selalu ada tim-tim yang mampu mematahkan prediksi dan tampil sebagai kuda hitam. Di antara negara yang kerap dianggap sebagai underdog, Maroko dan Norwegia menjadi dua tim yang menarik perhatian berkat perkembangan pesat mereka dalam beberapa tahun terakhir. Maroko telah membuktikan bahwa status underdog bukan penghalang untuk bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia. Pada Piala Dunia FIFA 2022, tim berjuluk Atlas Lions mencatat sejarah sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang berhasil mencapai babak semifinal. Dalam perjalanan sensasional tersebut, Maroko menyingkirkan tim-tim kuat seperti Belgia, Spanyol, dan Portugal sebelum akhirnya terhenti di empat besar. Prestasi itu membuat Maroko mendapat pujian luas sebagai salah satu kisah underdog terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Norwegia perlahan mulai menunjukkan potensinya sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan. Meski belum memiliki prestasi sebesar Maroko di Piala Dunia modern, generasi emas yang dipimpin oleh Martin Ødegaard dan Erling Haaland membuat banyak pengamat menilai Norwegia dapat menjadi kejutan di turnamen besar mendatang. Keberhasilan Maroko dan potensi Norwegia menunjukkan bahwa dominasi negara-negara tradisional seperti Brasil, Argentina, Jerman, dan Prancis tidak lagi mutlak. Dengan pembinaan pemain muda yang semakin baik serta kompetisi yang semakin merata, peluang munculnya kuda hitam baru semakin besar. Jika Maroko telah membuktikan diri sebagai simbol keberhasilan negara underdog, maka Norwegia kini berusaha mengikuti jejak tersebut. Kedua negara menjadi contoh bahwa kerja keras, strategi yang tepat, dan generasi pemain berbakat dapat mengubah status tim dari pelengkap menjadi penantang serius di panggung sepak bola dunia.
