4 Agustus 2025

Daerah, Makassar, Pendidikan

SAPMA PP Kota Makassar Jalin Kerja Sama dengan Universitas FAMIKA: Bantuan Pendidikan Gratis untuk Masyarakat Tidak Mampu

ruminews.id, Makassar, 04 Agustus 2025 – Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Makassar mengambil langkah signifikan dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Hari ini, mereka secara resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Fajar (FAMIKA), sebuah kolaborasi yang berfokus pada penyediaan beasiswa pendidikan gratis. Kerja sama ini lahir dari komitmen bersama untuk membantu anak-anak muda berprestasi namun terkendala biaya agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Melalui program ini, SAPMA PP Kota Makassar dan FAMIKA akan bekerja sama dalam menyeleksi dan memberikan bantuan beasiswa penuh kepada calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Ketua SAPMA PP Kota Makassar, Husnul Mubarak, menyatakan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara dan jangan jadikan biaya sebagai penghalang untuk kiliah. “Kami percaya bahwa tidak ada lagi alasan bagi anak muda berprestasi untuk tidak kuliah karena masalah finansial. Kolaborasi dengan FAMIKA ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk mewujudkan pemerataan pendidikan di Kota Makassar,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor Universitas FAMIKA, Syahrul Ramadhan, menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah konkret dari SAPMA PP Kota Makassar. Universitas FAMIKA selalu terbuka untuk kolaborasi yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat membantu lebih banyak lagi generasi muda untuk meraih impian mereka melalui pendidikan,” ungkapnya. Adapun pilihan prodi dari Universitas Famika adalah sebagai berikut : 1. S1 Keperawatan 2. Profesi Ners 3. D3 Kebidanan 4. S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 5. S1 Ilmu Biomedis 6. S1 Hukum 7. S1 Manajemen Adapun persyaratan penerima beasiswa pendidikan gratis sebagai berikut : 1. Lulusan SMA/SMK Se-derajat 3 tahun terakhir (Lulusan Tahun 2022, 2023, 2024) 2. Memiliki surat keterangan tidak mampu/memiliki kartu KIP Proses seleksi penerima beasiswa akan dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan mempertimbangkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi calon mahasiswa. Diharapkan, program ini dapat menjadi jembatan bagi para pemuda kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

DPRD Kota Makassar

PD Pasar Siapkan Relokasi, DPRD Tinjau Kesiapan Pasar Terong

ruminews.id – MAKASSAR — Komisi B DPRD Kota Makassar meninjau langsung Pasar Terong untuk melihat kesiapan relokasi pedagang yang selama ini menempati area jalan Sawi, Senin (4/8). Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas penertiban area pasar dan pengembalian fungsi fasilitas umum. Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, didampingi anggota komisi serta Direktur Utama Perumda Makassar Raya beserta jajaran. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang akan digunakan pedagang. “Pagi ini kami meninjau langsung gedung relokasi pedagang Jalan Sawi di Pasar Terong. Kunjungan ini untuk memastikan tempat yang disiapkan sudah layak dan aman digunakan,” ujar Ismail. Dalam peninjauan tersebut, rombongan berdiskusi dengan pihak pengelola terkait kelengkapan sarana, kelayakan bangunan, dan aspek keselamatan bagi pedagang. Ismail menegaskan, proses relokasi harus berjalan tertib tanpa merugikan pihak manapun. “Kami berharap relokasi ini menjadi solusi yang adil, dengan tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan kelangsungan usaha para pedagang di lokasi baru,” katanya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Rasyid, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah agar proses relokasi berjalan lancar tanpa merugikan pedagang. “Kunjungan Komisi B ini untuk memastikan kesiapan kami menindaklanjuti hasil RDP. Kami ingin para pedagang yang menempati badan jalan bisa pindah ke lokasi baru yang lebih nyaman dan tertata,” jelas Ali.

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Dukung QRIS, Ingatkan Pemkot soal Kesiapan Lapangan

ruminews.id – MAKASSAR – DPRD Kota Makassar menyatakan dukungannya terhadap penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor layanan publik. Namun, mereka mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) tidak hanya fokus pada seremoni peluncuran, tetapi juga memastikan kesiapan teknis di lapangan.   Program digitalisasi layanan ini resmi dimulai dengan peluncuran QRIS di sektor terminal, pasar tradisional, dan PDAM oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Senin (28/7), di Pasar Niaga Daya, Kecamatan Biringkanaya.   Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, menilai langkah ini sebagai terobosan penting, namun harus dibarengi dengan infrastruktur dan sumber daya yang memadai.   “Digitalisasi itu penting, tapi jangan hanya tampak canggih di permukaan. Pertanyaannya, apakah semua juru parkir sudah punya perangkat untuk akses QRIS? Apakah di pasar perangkatnya tersedia? Di PDAM, bagaimana sistem integrasinya?” ujar Umiyati, Senin (4/8/2025).   Ia menekankan pentingnya perangkat pendukung, seperti ponsel pintar bagi para juru parkir, serta kelengkapan identitas berupa ID card dengan barcode QRIS yang mencantumkan lokasi tugas.

Daerah, Makassar, Pemerintahan

Aliyah Mustika Ilham Dorong Penguatan Organisasi PPTI Sebelum Kolaborasi Program

ruminews.id, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu kesehatan masyarakat dengan menerima audiensi dari Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kota Makassar di Ruang Kerjanya, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (4/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, Aliyah menyampaikan apresiasi atas langkah PPTI Makassar yang akan segera mengadakan pelantikan pengurus baru sebanyak 25 orang pada bulan Agustus ini yang merupakan pelantikan perdana untuk tingkat Kota Makassar. “Saya sangat menghargai semangat PPTI dalam berperan aktif menekan angka penyebaran TBC di Kota Makassar. Pelantikan pengurus ini adalah awal yang baik untuk memperkuat struktur organisasi agar ke depannya dapat berkolaborasi lebih efektif dengan pemerintah,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terbuka untuk menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi seperti PPTI, dalam mendukung visi Makassar sebagai kota yang unggul di bidang kesehatan. Namun demikian, Aliyah Mustika Ilham mendorong agar PPTI terlebih dahulu merampungkan pelantikan kepengurusan barunya sebagai dasar pijakan kolaborasi lebih lanjut. “Silakan lanjutkan pelantikan pengurus baru terlebih dahulu. Setelah itu, kita bisa duduk bersama lagi untuk membahas program-program yang bisa dijalankan secara kolaboratif,” tambahnya. Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, beserta jajaran dinas kesehatan yang siap mendukung langkah-langkah teknis dan kebijakan di lapangan. Sementara itu, jajaran PPTI Kota Makassar turut hadir, Misriani Ilyas (Ketua), AKBP (Purn) Yusni Ahmadi (Wakil Ketua), Irmawati Umar (Sekretaris), Johar Sanusi Bandu (Koordinator Bidang Penyuluhan dan Diklat), dan Rismawati (Bendahara). Melalui pertemuan ini, Aliyah Mustika Ilham kembali menegaskan bahwa Pemkot Makassar akan selalu mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan TBC secara menyeluruh di Kota Makassar.

Scroll to Top