20 Juli 2025

Daerah, Makassar

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kecam Keras Manajemen Alfamidi Kota Makassar

ruminews.id, Makassar, 19 Juli 2025 – Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Makassar, Husnul Mubarak mengecam keras manajemen Alfamidi di Kota Makassar. Kecaman ini dilontarkan menyusul tuduhan pencurian yang dilontatkan oleh karyawan Alfamidi NE27 Nipah-nipah yang berlokasi di kecamatan manggala pasalnya konsumen merasa tuduhan tersebut tidak beralasan dan terindikasi melakukan pencemaran nama baik. Kronologi terjadi pada malam hari sekitar pukul 20:00 WITA pada saat itu konsumen melakukan foto terhadap produk yang ingin ia beli, setelah melakukan foto tersebut konsumen langsung memasukkan HPnya kedalam kantong yang disaat bersamaan Oknum karyawan tersebut melakukan tuduhan dengan melontarkan kekerasan verbal terhadap konsumen. Konsumen pun berusaha tenang dengan menyuruh karyawan Alfamidi tersebut untuk melakukan pengecekan di CCTV, secara singkat setelah di lakukan pengecekan Konsumen tidak terbukti melakukan pencurian. Hal tersebut sangat disesalkan oleh Ketua SAPMA PEMUDA PANCASILA KOTA MAKASSAR dan sangat mengecam tindakan sepihak yang dilakukan oleh Karyawan Alfamidi tersebut Berdasarkan kejadian tersebut Husnul mengungkapkan akan melakukan aksi besar-besaran didepan Kantor Alfamidi yang berada di KIMA dengan tuntutan TUTUP Alfamidi NE27 Nipah-nipah yang berlokasi di kecamatan manggala. Makasar ini kota Daeng Mengedepankan asas Siri’na Pacce Pangkas Husnul Ketua SAPMA PP KOTA MAKASSAR ketika diwawancarai oleh awak media.

Daerah, Makassar, Olahraga, Pemerintahan

Pemkot Makassar Genjot Pembangunan Stadion Untia, Sinergi Lintas Dinas Dipacu

ruminews.id, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mengakselerasi pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya. Sejumlah perangkat daerah yang menjadi leading sector saling bersinergi dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing untuk memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai rencana. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum fokus menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) dan kajian Amdal Lalu Lintas (Amda Lalin), sedangkan Dinas Pertanahan tengah melakukan pengukuran lahan dan percepatan proses sertifikasi. Di sisi lain, Dinas Penataan Ruang bergerak menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang akan memperkuat legalitas pembangunan di kawasan Untia. Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Muh Fuad Azis, menjelaskan bahwa pembangunan stadion ini merupakan program prioritas Wali Kota dan Wawali Makassar dan menjadi bagian integral dalam Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Perda tersebut menjadi dasar pijakan dalam setiap pembangunan di wilayah kota. RDTR untuk kawasan Untia sedang dikuatkan. “Progres stadion kami terus matangkan di Dinas penataan ruang. Baik secara makro melalui RTRW maupun secara mikro melalui penataan teknis kawasan. Kami baru saja berkoordinasi langsung ke Kementerian ATR/BPN dan mendapat dukungan percepatan,” ujar Fuad, Minggu (20/7/2025). Hal utama juga, Pemkot Makassar akan juga fokus mengalokasikan anggaran untuk amdal, andalalin hingga Detail Engineering Design (DED). Hadirnya stadion di Untia akan menarik peluang-peluang investasi di Kota Makassar. Stadion ini menjadi stimulan untuk munculnya investor baru. Dengan langkah-langkah strategis dan komitmen lintas dinas, Pemkot Makassar optimistis pembangunan Stadion Untia akan menjadi tonggak kemajuan kawasan utara kota sekaligus menjadi legacy infrastruktur olahraga berskala nasional. Fuad menambahkan, dari hasil koordinasi dengan Kasubdit Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan dan Pemprov Sulsel, tidak ditemukan kendala berarti pada kawasan stadion Untia. Artinya, pemerintah Kota tinggal mematangkan perencanaan teknis kawasan untuk memastikan stadion dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut. “Stadion ini bukan hanya untuk pertandingan. Kita berharap, stadion akan menjadi pemicu hadirnya investor, seperti pembangunan hotel, pusat pelatihan atlet, dan fasilitas pendukung lainnya,” tambahnya. Guna memperkuat tahapan rencana pembangunan, Pemkot Makassar akan menggelar rapat koordinasi lintas sektor melalui Forum Penataan Ruang, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah. Forum ini melibatkan unsur perangkat daerah terkait, organisasi profesi seperti IAP dan ASPI, serta tokoh masyarakat setempat. Apalagi, forum ini penting untuk menyinkronkan masukan dan kebutuhan sektoral. “Leading sector seperti Dinas PU, Pertanahan, Lingkungan Hidup, dan Bappeda akan duduk bersama untuk merumuskan dukungan terhadap studi kelayakan dan master plan stadion,” jelas Fuad. Dalam pertemuan dengan Kementerian ATR/BPN, juga teridentifikasi beberapa isu teknis seperti ketidaksesuaian warna kawasan pada peta rencana lama (Perda Nomor 4 Tahun 2015), perubahan zona hijau, serta persoalan sempadan jalan Middle Ring Road. Persoalan ini muncul karena validasi yang tertunda di masa lalu. Namun kami sudah siapkan solusi melalui revisi teknis dan pendekatan koordinatif lintas sektoral. “Dua pekan ke depan, kami akan kembali ke kementerian untuk menyampaikan hasil sinkronisasi,” katanya.

Daerah, Makassar, Pendidikan, Tekhnologi

LTMI HMI Cabang MAKTIM Gelar Seminar Teknologi: Dorong Penguatan SDM dan Inovasi Energi Berkelanjutan

ruminews.id, Makassar, 19 Juli 2025 — Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) HMI Cabang Makassar Timur sukses menyelenggarakan Seminar Teknologi bertajuk “Smart and Green Energy Infrastructure dalam Mewujudkan Sistem Energi Berbasis Teknologi dan Berkelanjutan” pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Aula Prof. Hardjoeno, Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LTMI dalam mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) kader HMI di bidang teknologi dan energi terbarukan, sejalan dengan perkembangan zaman dan tantangan global menuju transisi energi yang ramah lingkungan. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, Muh. Zulfikar Ridha, dan Direktur LTMI Cabang Makassar Timur, Erlangga Pratama Susilo. Dalam sambutannya, mereka menegaskan pentingnya peran intelektual muda Islam dalam menjawab tantangan ketahanan energi nasional berbasis inovasi dan keberlanjutan. Seminar ini menghadirkan para pembicara ahli di bidang energi dan teknologi, yakni: Prof. Ir. Nur Hamzah, M.T., Ph.D., Koordinator Prodi Teknik Energi Terbarukan PNUP, Andi Bayu Arief, S.E., M.Si., Kepala Bidang EBT Dinas ESDM Provinsi Sulsel. Ketiganya membahas tantangan dan peluang pengembangan infrastruktur energi cerdas (smart energy), arah kebijakan EBT nasional, serta pentingnya integrasi teknologi dalam menciptakan sistem energi berkelanjutan. Moderator seminar, Syahrul Gunawan, yang juga menjabat sebagai Kepala Deputi Teknologi Energi dan Sumber Daya Mineral LTMI, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret lembaga dalam membangun ekosistem keilmuan dan profesionalisme kader dalam bidang strategis nasional. Seminar ini dihadiri oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Makassar, di antaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Dipa Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang, dan Universitas Teknologi Akba Makassar. Diharapkan, melalui kegiatan ini, LTMI semakin mempertegas perannya sebagai wadah kaderisasi dan transformasi ilmu pengetahuan di tengah dinamika perubahan zaman.

Scroll to Top