Ruminews.id – Bone, Seleksi Penerimaan Anggota Baru (SIMANGARU) 28 UKM Sanggar Seni Budaya Banrigau Sultanul Fatimah IAIN Bone bukan sekadar sebuah kegiatan penerimaan anggota. Ia adalah pintu pertama menuju sebuah perjalanan panjang dalam mengenal seni, budaya, organisasi, dan diri sendiri.
Sebanyak 25 peserta dengan latar belakang, karakter, serta minat dan bakat seni yang beragam hari ini memulai langkahnya. Mereka datang membawa warna masing-masing; membawa potensi yang belum sepenuhnya menemukan bentuk, serta harapan untuk tumbuh di dalam sebuah ruang yang bernama SSB BSF.
Tahapan pendidikan outdoor menjadi awal dari proses tersebut. Di sana, mereka tidak hanya belajar tentang ketahanan dan kebersamaan, tetapi juga belajar bahwa setiap proses memiliki tantangan, dan setiap tantangan selalu membawa pelajaran.
Namun perjalanan mereka tidak berhenti setelah pendidikan outdoor.
Setelah melewati tahapan tersebut, 25 calon anggota akan kembali ditempa melalui latihan dan pembinaan secara intensif selama satu bulan. Dalam rentang waktu itu, mereka akan berhadapan dengan disiplin, latihan, materi kesenian, kebudayaan, keorganisasian, serta berbagai proses yang diharapkan mampu membentuk karakter dan kesiapan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Sanggar Seni Budaya Banrigau Sultanul Fatimah.
Sebab menjadi anggota sanggar bukan hanya tentang mampu tampil di atas panggung. Menjadi pegiat seni adalah tentang kesanggupan menjaga nilai, menghargai proses, merawat kebudayaan, dan bertanggung jawab terhadap karya yang dilahirkan.
Hingga pada akhirnya, seluruh rangkaian perjalanan tersebut akan bermuara pada inaugurasi dan pengukuhan sebagai anggota baru SSB BSF IAIN Bone.
Saya berharap, ketika hari pengukuhan itu tiba, mereka tidak hanya membawa predikat sebagai anggota baru, tetapi juga membawa pengalaman, keberanian, kedisiplinan, persaudaraan, dan kesadaran bahwa mereka kini menjadi bagian dari perjalanan panjang sebuah lembaga yang memiliki tanggung jawab untuk merawat seni dan budaya agar tetap hidup dari generasi ke generasi.
Kepada 25 calon anggota SIMANGARU 28, saya berpesan:
Jangan takut pada proses. Sebab proseslah yang akan memperkenalkan kalian kepada kemampuan yang selama ini mungkin belum kalian kenali.
Jangan terburu-buru mengejar panggung.
Tempa diri kalian terlebih dahulu sebelum menuntut dunia untuk melihat karya kalian.
Karena kelak, ketika kalian berdiri sebagai anggota SSB BSF, yang kalian bawa bukan hanya nama organisasi, tetapi juga amanah untuk berkarya, menjaga kebudayaan, dan meneruskan api kesenian kepada generasi berikutnya.
Selamat menempuh perjalanan, SIMANGARU 28
Tempa diri. Tumbuhkan karya. Rawat budaya.
Karena seni akan terus hidup selama ada manusia yang bersedia menjaganya.
Abd. Salam Syam
Ketua Umum UKM SSB BSF IAIN Bone
SIMANGARU 28



