Naik Pangkat Jadi Komjen, Sandi Nugroho Ditunjuk sebagai Irjen KP2MI

Ruminews.id, Palembang — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho mendapat kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi setelah sekitar sembilan bulan memimpin Polda Sumsel.

Bersamaan dengan kenaikan pangkat tersebut, Sandi mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Sandi sebelumnya menjabat Kapolda Sumsel dengan pangkat Inspektur Jenderal. Ia kini menyandang pangkat bintang tiga setelah mendapat promosi dan dipercaya mengisi posisi pengawasan internal di KP2MI.

Sebelum memimpin Polda Sumsel, Sandi Nugroho pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, termasuk sebagai Kepala Divisi Humas Polri. Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 atau penerima Adhi Makayasa.

Selama memimpin Polda Sumsel, Sandi disebut menjalankan sejumlah agenda di bidang penegakan hukum, pelayanan masyarakat, dan pemeliharaan keamanan wilayah. Pendekatan restorative justice serta komunikasi dengan tokoh agama, masyarakat, dan pemuda juga menjadi bagian dari tugasnya selama memimpin kepolisian di Sumatera Selatan.

Di posisi barunya sebagai Irjen KP2MI, Sandi akan menjalankan fungsi pengawasan internal di kementerian yang menangani pelindungan pekerja migran Indonesia.

Tugas tersebut antara lain berkaitan dengan pengawasan tata kelola dan pelayanan penempatan serta pelindungan pekerja migran, termasuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan mencegah terjadinya penyimpangan.

Sandi juga akan berhadapan dengan isu pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), terutama yang berkaitan dengan keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural. Koordinasi antara kementerian dan aparat penegak hukum menjadi salah satu aspek yang disoroti dalam pelaksanaan tugas tersebut.

Selain pengawasan internal dan pemberantasan TPPO, posisi tersebut juga berkaitan dengan penguatan perlindungan pekerja migran sejak tahap pra-penempatan hingga kepulangan ke Indonesia.

Share

Scroll to Top