Ruminews.id, Cirebon — Tini Sriyani, mahasiswi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dari kelompok BAPPERIDA Kabupaten Cirebon, turun langsung ke lapangan untuk menggali berbagai potensi ekonomi dan wisata lokal.
Memasuki minggu kedua pelaksanaan PPL pada 16 September 2026, Tini bersama mahasiswa lainnya melakukan kegiatan lapangan selama tiga hari pertama. Mereka mengangkat potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kuliner khas seperti nasi lengko, docang, dan empal gentong, hingga sejumlah destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Cirebon.
Menurut Tini, turun langsung ke lapangan memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa karena mereka dapat melihat sekaligus memahami potensi daerah melalui interaksi dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat langsung potensi yang ada di masyarakat, tidak hanya melalui dokumentasi, tetapi juga dengan mendengarkan cerita dan pengalaman para pelaku usaha,” ujar Tini.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengambilan dokumentasi. Para mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM dan pedagang lokal untuk menggali cerita di balik usaha yang mereka jalankan, termasuk perjalanan membangun usaha, tantangan yang dihadapi, serta keunikan dari produk yang mereka tawarkan.
Melalui wawancara dan percakapan langsung, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih dekat bagaimana UMKM dan kuliner lokal berkembang di tengah masyarakat Cirebon.
Mereka juga melihat secara langsung berbagai sajian kuliner khas yang dijual kepada masyarakat. Para pelaku usaha memperlihatkan beragam olahan makanan sekaligus bahan baku utama yang digunakan dalam proses pembuatannya.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai penyajian, cita rasa, serta kualitas produk yang menjadi bagian dari daya tarik kuliner lokal bagi konsumen.
Hasil kegiatan lapangan kemudian dikemas menjadi konten digital yang informatif dan mudah diterima masyarakat. Narasi visual dan hasil wawancara digunakan untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah sekaligus membantu mempromosikan produk lokal melalui media sosial.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi dan belajar membuat konten berdasarkan data serta pengalaman yang diperoleh langsung dari lapangan. Dengan turun langsung, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai potensi daerah dari sisi teori, tetapi juga melihat persoalan dan peluang yang dihadapi pelaku usaha.
Bagi pelaku UMKM, pedagang, dan pengelola wisata lokal, publikasi tersebut diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi serta memperkenalkan produk dan destinasi mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan PPL kelompok BAPPERIDA Kabupaten Cirebon ini sekaligus mempertemukan mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mengenalkan potensi lokal. Melalui konten yang dibuat dari hasil turun lapangan, potensi UMKM, kuliner, dan wisata Cirebon diharapkan dapat semakin dikenal dan memiliki ruang promosi yang lebih luas.



