Empat Suara Jadi Penentu, Elim Tyu Samba Terpilih Pimpin KONI Kota Blitar

Ruminews.id, Kota Blitar — Elim Tyu Samba terpilih sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar melalui Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub), Selasa (22/9/2026). Elim meraih 24 suara, unggul empat suara dari rivalnya, Ratih Dewi Indarti, yang memperoleh 20 suara.

Proses pemilihan sempat diwarnai ketegangan sebelum agenda dimulai. Namun, situasi berhasil diredam dan Musorkotlub berlangsung kondusif hingga menghasilkan Elim sebagai Ketua KONI Kota Blitar definitif.

Usai terpilih, Elim mengatakan hasil pemilihan bukan menjadi tujuan akhir. Menurutnya, proses tersebut justru menjadi awal untuk membenahi pembinaan olahraga di Kota Blitar.

“Ini awal baru perjalanan olahraga Kota Blitar dan ini bukan akhir. Ini formalitas yang harus kita jalani, tetapi tugas kita sebenarnya adalah mencetak prestasi-prestasi olahraga di Kota Blitar,” kata Elim.

Ia meminta seluruh elemen olahraga di Kota Blitar kembali merapatkan barisan setelah proses pemilihan selesai. Elim ingin KONI tidak hanya berkutat pada persoalan organisasi, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung atlet dan pelatih dalam mengejar prestasi.

“Kita merasa ini semua adalah dinamika yang sangat singkat untuk tujuan yang sangat luar biasa, yaitu kemajuan olahraga, atlet, dan pelatih. Kita gaungkan olahraga di Kota Blitar menjadi lebih bergairah lagi,” tuturnya.

Elim juga menekankan pentingnya prestasi atlet daerah agar dapat membawa nama Kota Blitar sekaligus Indonesia ke tingkat yang lebih luas.

“Terutama prestasi atlet-atlet olahraga di Kota Blitar bisa mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan internal organisasi. Elim mengatakan kepengurusan KONI Kota Blitar akan segera dirapikan agar dapat bergerak lebih cepat menjalankan program pembinaan dan persiapan atlet.

“Kita juga sama-sama kembali merapatkan barisan, merapikan PR-PR yang ada di KONI dan kita akan secepatnya membuat kepengurusan baru dengan tujuan untuk kebaikan olahraga di Kota Blitar,” jelasnya.

Selain kepengurusan, persoalan sekretariat KONI dan anggaran hibah juga menjadi agenda yang akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Kota Blitar. Elim menyebut KONI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan olahraga.

“Terkait kantor sekretariat KONI Kota Blitar dan anggaran dana hibah, kami akan berkomunikasi dengan baik dengan pemerintah. Kami akan selalu berupaya memperbaiki komunikasi karena kita sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Blitar,” katanya.

Menurut Elim, komunikasi antara KONI dan pemerintah daerah diperlukan agar program pembinaan olahraga dapat berjalan sesuai aturan sekaligus menjawab kebutuhan atlet.

Di sisi lain, waktu untuk mempersiapkan atlet menghadapi agenda olahraga berikutnya semakin terbatas. Elim menyebut persiapan menuju Porprov dan PON menjadi pekerjaan yang harus segera dilakukan.

“Kita sembilan bulan lagi menuju Porprov dan PON. Ini sudah sangat dekat, kita tidak bisa berleha-leha atau bersantai,” tegasnya.

Karena itu, Elim menargetkan kepengurusan baru segera terbentuk sehingga KONI Kota Blitar dapat langsung menyusun program dan strategi pembinaan atlet.

“Tentu saja kita harus survive dan ini merupakan tantangan besar untuk kita,” pungkas Elim.

 

Share

Scroll to Top