Ruminews.id, Jakarta — Partai Demokrat belum menentukan arah dukungan terhadap calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menyatakan partainya masih berfokus pada konsolidasi internal dan mengawal program kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Herman mengatakan pembahasan mengenai kandidat presiden belum menjadi agenda strategis partai. Saat ini, Demokrat masih menyelesaikan konsolidasi organisasi melalui musyawarah daerah (musda) dan musyawarah cabang (muscab).
“Demokrat belum bicara pilpres, kami masih menuntaskan konsolidasi internal musda dan muscab, serta fokus mensukseskan program kerja Presiden Prabowo,” kata Herman, Selasa (13/10/2026).
Menurut Herman, pembahasan mengenai dukungan terhadap kandidat Pilpres 2029 juga masih terlalu dini karena regulasi yang akan mengatur penyelenggaraan pemilu mendatang masih dalam proses revisi.
Ia menilai partainya masih memiliki cukup waktu untuk menentukan sikap politik terkait kontestasi lima tahunan tersebut. Karena itu, Demokrat memilih memprioritaskan agenda organisasi dan dukungan terhadap program pemerintah saat ini.
“2029 masih cukup waktu, undang-undangnya saja masih proses revisi, jadi kami lebih fokus mengawal program kerja Presiden Prabowo,” ujarnya.
Dengan sikap tersebut, Demokrat belum menetapkan kandidat yang akan didukung pada Pilpres 2029. Partai berlambang bintang mercy itu masih memusatkan perhatian pada penguatan organisasi dan pelaksanaan agenda politik internal sebelum membahas arah dukungan untuk pemilihan presiden mendatang.



