OPINI

Apa yang terjadi jika Iran menutup selat Hormus yang menjadi jalur minyak global dunia?

ruminews.id – Iran mengancam akan “membakar” kapal-kapal yang mencoba melewati selat Hormuz, jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia.

Pemblokiran selat ini berpotensi melambungkan harga barang dan jasa di seluruh dunia karena kenaikan harga minyak berdampak pada ekonomi global.

Ketidak pastian dan gangguan terhadap perdagangan internasional ini terjadi akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran.

China, India, dan Jepang, Indonesia yang merupakan importir utama minyak mentah yang melalui jalur tersebut akan sangat terdampak dengan penutupan selat ini.

Selama ini, sekitar 20% dari pasokan minyak dan gas global melewati jalur pelayaran sempit di Teluk Persia tersebut.

Namun pascaserangan AS-Israel beberapa hari lalu, Jenderal Sardar Jabbari dari Iran menyatakan Teheran “tidak akan membiarkan setetes minyak pun meninggalkan wilayah tersebut”.

Share Konten

Opini Lainnya

Muzakkir (3)
Surat Cinta Untuk Presiden Prabowo Subianto
Keuangan Inklusif
OJK dan Tantangan Membangun Ekosistem Keuangan yang Inklusif dan Ramah Masyarakat
Screenshot_20261022_200153_com.huawei
Petugas Pemilu Di tengah Bencana: Siapa Melindungi Mereka?
Screenshot_20261022_193055_com.huawei
Memikirkan Ulang Pemilu Eco-Friendly
Screenshot_20261022_173818_com.huawei
Mengkritik Kebijakan Tak Butuh Syarat Menderita: Membongkar Bias "Ad Hominem" dalam Diskursus Publik
Narashangsa
Ketika Harga Dipersoalkan, Rakyat Justru Disalahkan
Screenshot_20261021_224255_com.huawei
Dua Tahun Prabowo–Gibran: Mengapresiasi Capaian, Menguatkan Koreksi untuk Pembangunan yang Berkeadilan. ‎
Screenshot_20261021_172210_com.huawei
Ekonomi Kerakyatan dan Masa Depan Umat: Belajar dari Gagasan Ferry Juliantono
Sultan Pakoenegara
Prabowo Sedang Memperbaiki Bangsa dengan Caranya
Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara
Prancis Bergejolak, Indonesia Waspada: Tantangan Presiden Prabowo Menjaga Stabilitas Sosial dan Demokrasi
Scroll to Top