Ruminews.id, Jakarta — Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) melaksanakan audiensi dengan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Ruang Rapat Padjajaran, Gedung B Lantai 2, Sekretariat Jenderal DPD RI.
Audiensi ini bertujuan membangun komunikasi kelembagaan sekaligus membahas draf nota kesepahaman sebagai landasan rencana sinergi dan kerja sama antara PPI dan Sekretariat Jenderal DPD RI.
Dalam audiensi tersebut, Sekretariat Jenderal DPD RI diwakili oleh Mahyu Darma, S.H., M.H., selaku Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media.
Turut hadir Nanang Agung Beny Ritanto, S.E., M.Si., selaku Kepala Bagian Humas dan Fasilitas Pengaduan; Faizal Al Tarat Putra, S.Sos., selaku Kepala Subbagian Humas; serta Benny, S.H., selaku Kepala Subbagian Fasilitas Pengaduan.
Sementara itu, Dewan Pengurus Pusat PPI diwakili oleh Ir. Saripudin, S.T., selaku Direktur Eksekutif; Esteria Tamba, S.Sos., selaku Sekretaris Jenderal; I Dewa Agung, selaku Ketua Dirjen Minat Kepemudaan, Pendidikan, dan Beasiswa; serta Aulia dan Ahmad Ilham sebagai anggota PPI.
Agenda utama audiensi adalah pembahasan draf nota kesepahaman yang direncanakan menjadi landasan kerja sama antara PPI dan Sekretariat Jenderal DPD RI.
Pembahasan mencakup penjajakan ruang lingkup sinergi, antara lain peluang penyelenggaraan kegiatan bersama, partisipasi PPI dalam kegiatan DPD RI, serta dukungan terhadap kegiatan nasional PPI yang relevan dengan fungsi dan kapasitas masing-masing pihak.
Melalui audiensi ini, PPI mendorong agar rencana kerja sama tidak berhenti pada komunikasi kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Draf nota kesepahaman diharapkan menjadi instrumen awal untuk merumuskan bentuk kerja sama, ruang lingkup kegiatan, serta mekanisme tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PPI memandang sinergi dengan Sekretariat Jenderal DPD RI sebagai peluang untuk memperluas ruang pembelajaran dan partisipasi pemuda dalam kehidupan demokrasi dan kelembagaan negara.
Melalui kolaborasi tersebut, pemuda diharapkan memperoleh kesempatan lebih luas untuk memahami proses representasi daerah, memperkuat wawasan kebangsaan, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kepemimpinan generasi muda.
Audiensi ini sekaligus menegaskan komitmen PPI untuk membangun kemitraan yang konstruktif dengan lembaga negara.
Pembahasan draf nota kesepahaman menjadi tahapan awal dalam mengupayakan kerja sama yang memiliki arah, ruang lingkup, dan tindak lanjut yang jelas.
Ke depan, draf nota kesepahaman diharapkan dapat disempurnakan melalui mekanisme kelembagaan yang berlaku di masing-masing pihak.
Dengan demikian, rencana sinergi antara PPI dan Sekretariat Jenderal DPD RI diharapkan dapat diwujudkan menjadi kerja sama yang konkret, terukur, dan berkelanjutan dalam mendukung peran pemuda di Indonesia.




