124 Siswa SMP Budya Wacana Kunjungi Grhatama Pustaka, Dalami Literasi dan Budaya

Ruminews.id, Yogyakarta – Pada Jumat (2/10/2026), suasana di Gedung Grhatama Pustaka Yogyakarta tampak lebih ramai dan hidup. Ratusan siswa berseragam SMP tampak memenuhi area perpustakaan dengan penuh antusias.

Hari itu, sebanyak 124 siswa bersama 18 guru sebagai pendamping dari SMP Budya Wacana mengadakan kegiatan kunjungan edukasi secara langsung di perpustakaan besar milik Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan suasana yang baru bagi serta menyenangkan bagi para siswa dan siswi. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyegarkan pikiran, apalagi acara ini juga menjadi bagian dalam kegiatan bulan Bahasa. Dengan kegiatan ini para siswa juga bisa menambah wawasan dalam literasi.

Menurut informasi dari Bu Danes selaku Koordinator Literasi SMP Budya Wacana, kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperluas pengetahuan siswa dalam membaca karena fasilitas buku yang ada di perpustakaan sekolah masih terbatas.

Beliau menambahkan juga jika desain dari perpustakaan ini terlihat unik dengan ornamentasi aksara Jawa yang memberi nilai estetikanya tersendiri. Sekolah juga mengapresiasi keterbukaan Grhatama Pustaka sendiri yang menerima kunjungan secara gratis.

Beliau pun juga berharap agar antusiasme ini bisa memotivasi anak-anak untuk selalu meningkatkan literasi mereka ditengah gempuran era digital.

Rangkaian kegiatan diawali di ruang audiovisual, di mana seluruh rombongan disambut oleh pihak pengelola perpustakaan dan pimpinan seolah. Setelah sambutan selesai, para siswa serta guru disuguhkan pemutaran film pendek berjudul “Merindu di Jogja” yang mengenalkan budaya lokal serta filosofi-filosofi yang ada di Yogyakarta.

Mulai dari filosofi atau makna dibalik nama Malioboro, dan masih banyak lagi. Usai menonton, para siswa dan guru dibagi menjadi 2 kelompok untuk tur keliling Gedung sembari mengerjakan Lembar Kerja Murid yang sudah dibagikan.

Berdasarkan informasi dari Pak Dandi selaku pengelola layanan Grhatama Pustaka, perpustakaan ini merupakan pusat layanan publik yang dibagi menjadi beberapa area:

  • Lantai Dasar: Fokus pada anak usia dini, dilengkapi ruang koleksi buku anak, area bermain indoor dan outdoor, serta ruang mendongeng.
  • Lantai Atas: Menjadi pusat kegiatan siswa SMP hingga mahasiswa yang mencakup ruang digital, ruang referensi, ruang budaya, hingga ruang koleksi langka.
  • Fasilitas Bagi Para penderita Disabilitas: Beberapa tempat di Grhatama Pustaka ini sudah memiliki beberapa fasilitas untuk para penderita disabilitas, mulai dari yang menggunakan kursi roda hingga yang mengalami Tuna Netra.

Pak Dandi juga mengapresiasi semangat yang ditunjukkan anak-anak SMP Budya Wacana dan berharap agar merea terdorong untuk kembali berkunjung secara mandiri.

Salah satu area yang paling banyak diminati siswa adalah Ruang Koleksi Budaya. Di ruangan ini, para siswa dapat mempelajari buku-buku terkait kebudayaan hingga mengenal miniature adat dari berbagai kebudayaan di Indonesia. Mulai dari bacaan Sejarah, cerita rakyat, kisah para wayang, dan miniature-miniatur kecil.

Menurut informasi dari Bu Listiana selaku petugas Ruang Koleksi Budaya, pengenalan sejarah dan kebudayaan sejak dini sangatlah penting bagi siswa untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada diri mereka.

Beliau juga menceritakan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi, di mana banyak siswa yang awalnya membaca satu buku kemudian penasaran dan meminta untuk dicarikan buku kebudayaan yang lainnya.

Kunjungan edukasi SMP Budya Wacana ke Grhatama Pustaka Yogyakarta ini memang tidak hanya menjadi rekreasi untuk sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal serta langkah nyata dalam mewujudkan budaya literasi bagi para siswa.

Berdasar dari informasi Bu Danes, sekolah sangatlah berharap agar antusias para siswa dalam membaca ataupun kemampuan dalam berliterasi terus meningkat.

Serta memotivasi siswa agar memiliki kesadaran membaca, serta menjadikan perpustakaan sebagai tempat mencari ilmu yang menyenangkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi di era digital.

***

Kontributor: Carissa
Editor: Iman Amirullah

Share

Scroll to Top