Ruminews.id, Makassar – Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) Umat Polri dan TNI wilayah Keuskupan Agung Makassar (KAMS) terus memperkuat komitmen pembinaan rohani dan mental bagi prajurit Katolik TNI-Polri, ASN, serta purnawirawan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Pada Hari Rabu (30/09/2026).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Kunjungan Pastoral OCI yang dihadiri oleh pimpinan gereja Katolik dan jajaran TNI-Polri. Uskup Ordinariatus Castrensis Indonesia, Ignatius Kardinal Suharyo, menekankan pentingnya pendampingan karakter prajurit sejak dinas maupun di lembaga pendidikan militer seperti Akpol, Akmil, AAU, dan AAL. Kardinal Suharyo menyebutkan bahwa saat ini telah ditempatkan pastor-pastor militer 24 jam untuk mendampingi calon-calon pimpinan bangsa.
Ketua OCI, Marsma TNI AU Vincentius Endy Hadi Putra, menambahkan bahwa OCI hadir sebagai wadah pelayanan sukarela yang mendorong kolaborasi dan kesiapsiagaan prajurit dalam memberikan darmabakti terbaik bagi bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dukungan nyata dari gereja lokal disampaikan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa. Dalam kesempatan tersebut, beliau meresmikan pengangkatan tiga pastor pelayanan rohani OCI untuk wilayah KAMS:
- Rd. Albert A. Arina (Pelayanan Wilayah Sulawesi Selatan)
- Pastor John Salamo (Pelayanan Wilayah Sulawesi Tenggara)
- Pastor Ansel, CMF (Pelayanan Wilayah Sulawesi Barat)
“Manusia perlu kuat dalam tiga hal: jasmani, mental, dan roh. Untuk kekuatan rohani, Kristus harus menjadi inspirator utama bagi kita dalam mengabdi dan menjaga tanah air—baik di darat, laut, maupun udara,” ujar Mgr. Fransiskus Nipa.
Sementara itu, Rd. Albert A. Arina selaku Pastor Pelayanan Militer/Polri KAMS dan Penasihat Rohani OCI Wilayah KAMS, menyampaikan apresiasinya atas soliditas seluruh pihak. Ia berharap kehadiran OCI mampu membawa dampak positif dan berkat bagi para personel TNI-Polri beserta keluarga.
”Kami berharap OCI KAMS terus solid dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kunjungan pastoral ini diharapkan menjadi penyemangat dan pembawa damai bagi seluruh prajurit dan keluarga dalam menjalankan tugas negara,” pungkas Rd. Albert.



