Ruminews.id-Jambi, 30 Juli 2026. Presma Universitas Halo Oleo terpilih sebagai Koordinator Isu, pada pelaksanaan Musyawarah Nasional BEM SI yang digelar dalam forum akbar dihadiri 300 lebih BEM yang tergabung dalam aliansi BEM SI Kerkayatan yang membahas total 25 isu strategis yang menyangkut mahasiswa dan masyarakat luas.
Menyikapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo menyatakan bahwa “isu gender bukan sekedar urusan perempuan semata, melainkan masalah keadilan dan kemanusiaan yang menyentuh seluruh sendi kehidupan. Di lingikungan kampus kita, baik kampus maupun organisasi dan juga di lingkungan masyarakat luas resiko kekerasan masi nyata adanya. Tanpa penanganan yang terarah, masalah ini bisa menjadi “bom waktu”. Masalah ini membutuhkan penanganan yang spesifik, peka dan berkelanjutan karena menyangkut masyarakat, pemulihan korban, serta perubahan pola pikir budaya yang tidak bisa dibiarkan berjalan seadanya.”
lebih lanjut, ia menyoroti kondisi yang terjadi saat ini “selain dari pada itu dimasa kini, kita masih diperhadapkan pada berbagai tantangan yang nyata mulai dari tingginya angka kekerasan, streotip budaya yang membatasi peran, pelecehan seksual, dan lain sebagainya.” ujarnya dengan tegas.
dilandasi niat yang tulus, presiden mahasiswa Halu Oleo memantapkan langkah untuk mengambil amanah besar dalam forum ini. “Maka kemudian dalam MUNAS BEM SELURUH INDONESIA, saya Ainun Mapatarani, Selaku Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo mengambil amanah untuk menjadi Koordinator Isu Gender pada Musyawarah BEM SI. Langkah ini bukan hanya sekedar tugas, melainkan untuk mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak pada kesetaraan ditengah lingkungan kita.” ujarnya.
langkah ini menjadi harapan baru bagi sinergi gerakan mahasiswa dalam memutus rantai ketidakadilan dalam mewujudkan ruang yang aman serta setara bagi seluruh anak bangsa.



