Ruminews.id-Gowa, 21/04/2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SAPMA PP Gowa menggelar aksi sosial dengan tema “Stop Diskriminasi Perempuan”, yang dirangkaikan dengan kegiatan tebar 200 bunga mawar kepada para pengguna jalan, khususnya kaum perempuan.
Aksi ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian dan perlawanan terhadap berbagai bentuk diskriminasi yang masih dialami perempuan, baik dalam kehidupan sosial, pendidikan, maupun dunia kerja.
Kegiatan ini melibatkan unsur SAPMA PP Gowa, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Gowa dan Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Gowa, sebagai bentuk sinergitas dalam mendorong gerakan sosial yang berpihak pada keadilan dan kesetaraan.
Ketua SAPMA PP Gowa dalam keterangannya menyampaikan:
“Kami menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi diskriminasi terhadap perempuan dalam bentuk apa pun. Hari Kartini adalah momentum untuk menyuarakan keberanian, bahwa perempuan memiliki hak yang sama untuk dihormati, dilindungi, dan diberi ruang yang setara. Aksi ini adalah simbol bahwa perempuan bukan pihak yang lemah, tetapi pilar penting dalam pembangunan bangsa.”
Jenderal Lapangan, Nurifka Indriani, juga menegaskan:
“Kami turun ke jalan bukan hanya membagikan bunga, tetapi membawa pesan tegas: stop diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan harus bebas dari tekanan, stigma, dan ketidakadilan. Hari ini kami hadir untuk menyuarakan bahwa perempuan berhak atas ruang aman dan kesempatan yang sama.”
Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula pembacaan puisi oleh Nurmianti yang menggugah semangat perjuangan perempuan:
Puisi: “Kami Tidak Lagi Diam”
Kami adalah suara yang lama dipendam,
Yang kini bangkit menembus diam.
Bukan untuk meminta,
Tapi untuk menuntut hak yang sama.
Perempuan bukan bayang-bayang,
Bukan pelengkap dalam ruang sempit,
Kami adalah langkah yang bergerak,
Kami adalah suara yang tak bisa dibungkam.
Hentikan diskriminasi,
Hentikan batasan yang mengekang,
Karena kami bukan untuk dibatasi,
Kami lahir untuk setara.
Hari ini kami berdiri,
Bukan sekadar membawa bunga,
Tapi membawa pesan—
Bahwa perempuan harus dihargai,
Bukan disisihkan, bukan dilemahkan.
Jika dunia masih membatasi kami,
Maka hari ini kami jawab:
Kami tidak lagi diam.
SAPMA PP Gowa berharap aksi ini menjadi pengingat bahwa perjuangan Kartini belum selesai, dan harus terus dilanjutkan melalui aksi nyata melawan diskriminasi terhadap perempuan.
STOP DISKRIMINASI PEREMPUAN!
HIDUP PEREMPUAN INDONESIA!







