Ruminews.id, Yogyakarta — Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Yogyakarta menggelar Pengajian Siratun Nabi di Masjid Fadhli Umar, Yogyakarta, Minggu (30/8/2026). Kegiatan tersebut mengajak jamaah memahami dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Adil, kemudian dilanjutkan tilawah Al-Qur’an Surat Al-Qalam ayat 1–5 yang dibacakan Irfan. Jamaah juga mengikuti pembacaan nazm berjudul “Taqwa” karya Hz. Masih Mau’ud as. yang dibawakan Rifqi. Ketua JAI Yogyakarta, Sugiyarno, kemudian memberikan sambutan sebelum Rakhmat menyampaikan laporan kegiatan Jemaat selama periode 2025–2026. Laporan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain administrasi dan keuangan, tarbiyat, rabtah, tabligh, serta kegiatan sosial. Salah satu kegiatan yang menjadi puncak rangkaian kegiatan adalah Perayaan Tasyakur 100 Tahun Jemaat Ahmadiyah di Indonesia. Setelah rangkaian laporan, pengajian inti disampaikan Mln. Basyirudin Suhartono, Mubaligh Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama Mln. Dildaar Ahmad Dartono, Mubaligh Piyungan. Materi pengajian membahas sifat jamal Rasulullah SAW yang tercermin melalui keindahan akhlak, kasih sayang, kelembutan, sikap pemaaf, serta penghormatan kepada sesama manusia dan seluruh makhluk Allah. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan sifat jalal Rasulullah SAW. Mln. Dildaar menjelaskan sifat tersebut berkaitan dengan keagungan, kebesaran, kewibawaan, dan ketegasan dalam menegakkan kebenaran serta keadilan. Pada diri Rasulullah SAW, sifat jalal tercermin melalui keteguhan dalam memegang kebenaran, keberanian menghadapi kezaliman, ketegasan dalam prinsip, serta kewibawaan ketika membela hak dan keadilan. Dalam pengajian tersebut juga ditekankan keteladanan Rasulullah SAW dalam memuliakan manusia tanpa membedakan suku maupun kedudukan. Akhlak tersebut, menurut materi yang disampaikan, juga terlihat dari sikap ihsan Rasulullah kepada keluarga, tawanan, musuh, dan pemeluk agama lain. Tidak hanya kepada manusia, Rasulullah SAW juga mengajarkan perlakuan yang baik terhadap binatang dan seluruh makhluk Allah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan doa penutup. Jamaah selanjutnya mengikuti ramah tamah sambil menikmati makan siang bersama dan melaksanakan salat berjamaah.