14 April 2025

DPRD Kota Makassar

Hotel Gammara Makassar Diduga Beroperasi 10 Tahun Tanpa Sertifikat Laik Fungsi, DPRD Geram

ruminews.id – Makassar – Komisi A DPRD Kota Makassar menyoroti dugaan pelanggaran serius yang dilakukan manajemen Hotel Gammara, salah satu hotel berbintang di kota ini. Hotel tersebut diduga telah beroperasi hampir satu dekade tanpa mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dokumen wajib untuk memastikan kelayakan dan keamanan bangunan.   Anggota Komisi A DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ), mengungkapkan hal ini setelah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi. Ia menyebut, tidak adanya SLF menunjukkan lemahnya pengawasan dari Dinas Tata Ruang Kota Makassar, yang seharusnya bertanggung jawab dalam penerbitan dan pengawasan dokumen tersebut.   “SLF itu bukan sekadar formalitas. Itu bukti apakah bangunan aman digunakan. Kenapa dibiarkan beroperasi 10 tahun tanpa itu?” tegas RTQ, Senin (14/4/2025).   Politisi PPP itu juga mengaku telah meminta agar hotel disegel hingga manajemen memenuhi kewajiban administrasi sesuai aturan. Namun, menurutnya, permintaan itu belum ditindaklanjuti oleh OPD terkait.   “Ini menyangkut keselamatan tamu. Kalau terjadi kebakaran atau bencana, siapa bertanggung jawab?” tambahnya.   Ia mendesak Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Tata Ruang, agar segera mengambil langkah tegas. Keberadaan gedung tanpa SLF dinilai sebagai bentuk pembiaran yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.   Apa Itu SLF? Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah dokumen yang menyatakan bahwa bangunan gedung telah selesai dibangun dan layak dipergunakan sesuai fungsinya. Tanpa SLF, operasional bangunan bertingkat dianggap melanggar peraturan perundang-undangan.

Daerah, Makassar, Politik

DPRD Makassar Dukung Percepatan Pembangunan Stadion Untia

Ruminews.id, Makassar – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Andi Suharmika, menyatakan dukungannya terhadap rencana Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mempercepat pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya. Menurut Suharmika, proyek tersebut merupakan salah satu program prioritas dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Fatmawati Rusdi. “Saya sangat sepakat jika infrastruktur sepak bola dan olahraga otomotif harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. Sepak bola, khususnya, merupakan olahraga yang sangat digemari mayoritas warga Makassar,” ujar Suharmika, dikutip dari Sindo Makassar, Ahad (13/4/2024). Sekretaris Partai Golkar Kota Makassar itu menambahkan, kehadiran stadion baru diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, terutama masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. “Warga tidak perlu lagi bepergian jauh untuk menyaksikan pertandingan PSM Makassar. Jika stadion ini terealisasi, kami berharap pembangunannya bisa segera diproses karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat—yakni stadion sepak bola yang memenuhi standar internasional,” lanjutnya. Suharmika juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap fasilitas olahraga otomotif. Ia mendorong Pemerintah Kota Makassar agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap cabang olahraga ini. “Ini juga menjadi perhatian kami di DPRD. Olahraga otomotif memiliki banyak peminat, namun sejauh ini masih kurang mendapat perhatian. Kami harap pemerintah bisa mulai melirik potensi besar yang ada di sana,” pungkas legislator dua periode itu.

Scroll to Top