20 Januari 2025

Daerah, Pemerintahan, Politik

Transisi Pemerintahan Gowa : Adnan Purichta dan Husniah Talenrang Gelar Coffee Morning Bersama Pejabat Pemkab

ruminews.id – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, bersama pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gowa terpilih, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin, mengadakan coffee morning dengan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Senin (20/1/2025). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan transisi pemerintahan, sekaligus mempererat komunikasi dan koordinasi antara pemerintahan yang sedang berjalan dengan kepemimpinan baru. Acara ini juga dihadiri Ketua Partai Demokrat Gowa, Risma Kadir Nyampa. Dalam sambutannya, Husniah Talenrang menegaskan pentingnya kelancaran proses transisi agar pemerintahan tetap berjalan efektif dan efisien. Ia juga menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah berjalan baik di Kabupaten Gowa. “Semoga coffee morning ini menjadi wadah efektif untuk menghilangkan hambatan komunikasi antara pimpinan dan jajaran SKPD. Suasana santai ini memungkinkan kita berdialog secara terbuka dan tulus,” ujar Husniah. Husniah juga mengajak seluruh pejabat Pemkab Gowa dan masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung visi-misi pembangunan daerah demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gowa. Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk mempersiapkan pemerintahan baru yang akan segera bertugas.

Uncategorized

Ratusan Warga Bitowa Gelar Aksi di DPRD Makassar, Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar

Ruminews.id, Makassar 20 Januari 2025- Sekitar 300 warga yang tergabung dalam kelompok Warga Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Makassar, Senin (20/1/2025). Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait permasalahan yang mereka hadapi di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala. Dalam aksinya, warga diterima langsung oleh sejumlah anggota DPRD Makassar, antara lain H. Sangkala Saddiko dari Fraksi PAN, Andi Hadi Ibrahim Baso dari Fraksi PKS, Udhin Shaputra Malik dari Fraksi PDI Perjuangan, dan Hartono dari Fraksi PKS. Andi Hadi Ibrahim Baso menyatakan, DPRD Makassar mengapresiasi partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi mereka. Ia memastikan bahwa seluruh tuntutan telah didokumentasikan secara resmi untuk ditindaklanjuti. “Semua aspirasi warga telah kami terima dan catat. Kami akan segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas permasalahan di Kelurahan Bitowa,” ujar Andi Hadi. Adapun permasalahan yang disoroti warga antara lain terkait buruknya infrastruktur, pengelolaan limbah, serta pelayanan dasar di lingkungan mereka. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut. “Kami datang ke sini karena butuh kepastian dan komitmen dari pemerintah. Permasalahan di Bitowa sudah lama terjadi dan harus segera ditangani,” kata salah satu peserta aksi. Menanggapi tuntutan tersebut, DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menerima aspirasi warga, tetapi juga mengupayakan penyelesaian permasalahan secara tuntas dan berkelanjutan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Daerah, Pemerintahan

Penjabat Gubernur Sulsel Pimpin Rakor Swasembada Pangan, Targetkan Sulsel Jadi Nomor Satu

ruminews.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, Memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (19/1/2025). Rakor yang berlangsung lebih dari dua jam ini membahas pengawalan swasembada pangan di Sulsel, sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Prof. Fadjry Djufry menekankan pentingnya koordinasi antara BSIP dan seluruh Satuan Kerja (Satgas) Swasembada Pangan di 24 kabupaten/kota Sulsel untuk mencapai target swasembada pangan. “Semua pihak harus satu komando untuk mengurus Satgas Swasembada Pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujar Prof. Fadjry dalam rapat tersebut. Ia juga menargetkan Sulawesi Selatan sebagai daerah terdepan dalam swasembada pangan, dengan menyediakan lahan pertanian terbesar di Indonesia. “Kami ingin Sulawesi Selatan menjadi nomor satu dalam swasembada pangan,” tegasnya. Prof. Fadjry menjelaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan. Sulsel sendiri menargetkan pengembangan padi gogo di lahan seluas 5.496,44 hektare, selain jagung dan komoditas lainnya. “Kunci keberhasilan adalah koordinasi, termasuk dengan seluruh bupati dan wali kota di Sulsel,” tambahnya. Hasil rapat ini akan disampaikan kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk mempercepat realisasi target tanam padi serta optimalisasi lahan rawa dan non-rawa, termasuk cetak sawah tahun 2025. “Saya selaku penanggung jawab swasembada pangan Provinsi Sulsel akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab di kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Scroll to Top