ruminews.id, JAKARTA – Program training Generative AI for Productivity yang diselenggarakan Dibimbing untuk AdaKami (PT Pembiayaan Digital Indonesia) mendapatkan respons positif dari peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, pemahaman peserta terhadap program secara keseluruhan memperoleh skor 4,81 dari 5.
Program tersebut menghadirkan Founder Pakaiai.id Andi Syahrul sebagai mentor. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan Generative AI untuk mendukung produktivitas dalam pekerjaan.
Selain skor overall sebesar 4,81 dari 5, sejumlah aspek lain juga mendapatkan penilaian tinggi dari peserta.
Penilaian terhadap mentor memperoleh skor 4,75 dari 5. Peserta menilai penyampaian Andi Syahrul jelas, interaktif, komunikatif, dan membantu meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan AI.
Sementara itu, aktivitas hands-on dan studi kasus memperoleh skor 4,69 dari 5.
Dalam program tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual mengenai Generative AI. Training juga menghadirkan praktik penggunaan AI melalui prompt engineering, productivity showcase, hingga Interactive AI Clinic.
Materi prompt engineering memperkenalkan C.R.E.A.T.E Framework yang terdiri dari Context, Role, Explicit Task, Audience, Tone, dan Examples.

Peserta kemudian diajak melihat penerapan AI dalam tiga aktivitas produktivitas utama, yaitu summarizing, ideating, dan drafting.
Melalui Interactive AI Clinic, peserta juga dapat melihat secara langsung proses menyusun prompt, memperbaiki instruksi, dan menggunakan AI untuk membantu menyelesaikan permasalahan pekerjaan.
Dari sisi pemahaman materi, training memperoleh skor 4,56 dari 5. Sementara aspek teknis pelaksanaan memperoleh skor 4,69 dari 5.
Meskipun mendapatkan penilaian positif, feedback peserta juga menunjukkan adanya kebutuhan untuk pengembangan program selanjutnya.
Beberapa peserta menyampaikan keinginan untuk memperdalam penggunaan AI untuk desain dan video, analisis data, audit dengan AI, serta penggunaan AI pada tingkat menengah. Peserta juga mengusulkan agar porsi praktik diperbanyak dan diberikan tugas sebelum training untuk dibandingkan dengan hasil setelah training.
Secara keseluruhan, hasil tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap pembelajaran Generative AI tidak hanya berhenti pada pengenalan tools. Peserta juga membutuhkan pembelajaran yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masing-masing.
Andi Syahrul memiliki fokus pada AI-powered learning, learning and development, talent development, dan AI adoption. Pengalaman tersebut turut mendukung pendekatannya dalam memberikan pembelajaran AI yang dikaitkan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui Pakaiai.id, Andi mengembangkan fokus pada pemanfaatan AI untuk produktivitas dan transformasi cara kerja.
Informasi mengenai Pakaiai.id dapat diakses melalui https://pakaiai.id.



