FKM Unhas Salurkan Hibah Internal untuk Perkuat Pengabdian Dosen kepada Masyarakat

ruminews.id, MAKASSAR – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memberikan hibah internal kepada tim dosen untuk mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak di Ruang Prof. Nur Nasry Noor, sebagai bentuk dukungan fakultas terhadap penguatan peran akademisi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan III Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FKM Unhas, Prof. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D., bersama para ketua tim pengabdi dari tujuh departemen. Keterlibatan lintas departemen tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi keilmuan dalam merancang dan melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Program pengabdian direncanakan berlangsung di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Lokasi dan bentuk kegiatan disesuaikan dengan bidang keilmuan serta fokus kajian masing-masing kelompok pengabdi di lingkungan FKM Unhas. Melalui pendekatan tersebut, setiap tim diharapkan mampu menghadirkan intervensi yang relevan dengan persoalan kesehatan di wilayah sasaran.

Pelaksanaan program akan melibatkan dosen dari setiap departemen sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dirancang melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemangku kepentingan setempat sebagai mitra, sehingga proses pelaksanaan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Seluruh rangkaian pengabdian dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan dengan evaluasi secara berkala oleh tim pelaksana. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk menilai ketercapaian program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan dan luaran yang telah direncanakan.

Wakil Dekan III FKM Unhas, Prof. Yahya Thamrin, mengapresiasi para dosen penerima hibah dan menekankan pentingnya memanfaatkan pendanaan tersebut secara optimal. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak semata-mata menjadi kewajiban akademik, tetapi juga merupakan wujud nyata kehadiran perguruan tinggi dalam menjawab persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

“hibah ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menghadirkan alternatif peningkatan derajat kesehatan yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial,” pesan Prof. Yahya.

Ia juga mendorong agar setiap program menghasilkan luaran yang konkret, mulai dari publikasi ilmiah dan produk inovasi hingga bahan pengayaan pembelajaran bagi mahasiswa. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat dikembangkan untuk kepentingan akademik dan masyarakat secara lebih luas.

Melalui hibah internal ini, FKM Unhas diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam pembangunan kesehatan, khususnya di Sulawesi Selatan. Keberhasilan program akan ditentukan oleh kemampuan tim pengabdi menghasilkan luaran yang terukur, membangun kemitraan berkelanjutan, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sasaran. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan rekognisi fakultas dalam menjalankan peran pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Share

Scroll to Top