Kolaborasi mencakup pertukaran mahasiswa, pengembangan kapasitas peneliti muda, serta riset iklim dan kesehatan di kawasan timur Indonesia.
ruminews.id, MAKASSAR — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat langkah internasionalisasi melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Flinders University, Australia. Kemitraan ini mencakup pengembangan program magister dengan skema 1+1, pertukaran mahasiswa, peningkatan kapasitas peneliti muda, hingga pembentukan konsorsium riset iklim dan kesehatan di kawasan timur Indonesia.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam kunjungan delegasi Flinders University selama dua hari di FKM Unhas. Delegasi terdiri atas Prof. Timothy Cavagnaro, Pro Vice-Chancellor bidang Research Training and Capabilities, dan Prof. Eugene Sebastian, Executive Director International Research Strategy Flinders University. Keduanya diterima oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, Ph.D.
Wakil Dekan III FKM Unhas, Prof. Yahya Thamrin, Ph.D., menyampaikan bahwa kemitraan dengan Flinders University merupakan salah satu strategi fakultas untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas kerja sama internasional. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung Universitas Hasanuddin dalam mencapai visi sebagai World Class University.
Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah program pertukaran mahasiswa melalui skema New Colombo Plan (NCP), sebuah program Pemerintah Australia yang mendukung mahasiswa Australia untuk belajar di kawasan Indo-Pasifik. FKM Unhas dan Flinders University telah menyusun proposal bersama dan mengajukannya kepada Pemerintah Australia.
Apabila proposal tersebut disetujui, mahasiswa Flinders University berpeluang mengikuti perkuliahan dan kegiatan lapangan di FKM Unhas selama tiga hingga enam bulan. Program ini diharapkan dapat memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus memperkuat pemahaman terhadap persoalan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di kawasan timur.
Selain pertukaran mahasiswa, kedua institusi tengah merancang program pendidikan magister dengan skema 1+1 yang menghubungkan sejumlah program studi magister di FKM Unhas dengan program Master of Public Health di Flinders University.
Dekan FKM Unhas, Ansariadi, Ph.D., menjelaskan bahwa dalam skema tersebut, mahasiswa akan menyelesaikan perkuliahan di FKM Unhas, kemudian melanjutkan kegiatan riset di Flinders University melalui mekanisme pembimbingan bersama (joint supervision). Skema ini dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan penelitian mahasiswa pascasarjana sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas institusi.
Pengembangan sumber daya peneliti juga menjadi bagian penting dari rencana kemitraan tersebut. Melalui konsorsium perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia yang dipimpin Unhas, peneliti muda di bidang kesehatan akan didorong untuk melanjutkan studi di Flinders University melalui berbagai skema beasiswa.
Sementara itu, pihak Flinders University menyatakan kesiapan untuk menerima dosen FKM Unhas melalui program Emerging Public Health Research Talent dan program pascadoktoral (postdoctoral research). Melalui program tersebut, para dosen berkesempatan mengembangkan penelitian sekaligus mengikuti pelatihan pembimbingan mahasiswa doktoral di Flinders University.
Kolaborasi ini juga diarahkan pada pembentukan konsorsium riset bertema iklim, kesehatan, dan inklusi (climate, health, and inclusion) yang melibatkan perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia. Konsorsium tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas institusi dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat dan perubahan iklim.
Sebagai tindak lanjut, FKM Unhas dan Flinders University sepakat merencanakan lokakarya pada Maret 2027 untuk merampungkan rancangan kerja sama bersama (co-design). Agenda tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari proses penandatanganan perjanjian kerja sama kedua institusi.
Melalui penjajakan kemitraan ini, FKM Unhas terus membuka peluang kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Sinergi dengan Flinders University diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik, memperluas jejaring riset, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia.


