Penulis: Nursila Ningsi R Singke – HMI Cabang Luwu Utara
Ruminews.id – Menurut saya, perempuan dalam Islam bukan hanya dipandang dari perannya dalam keluarga, tetapi juga sebagai individu yang memiliki hak, kewajiban, potensi, dan peran penting dalam kehidupan sosial.
Melalui pembahasan ini, saya melihat bahwa penting bagi kader perempuan untuk memahami ajaran Islam dengan baik agar tidak hanya mengetahui kewajibannya, tetapi juga mampu memahami hak dan potensinya.
Dengan pemahaman yang kuat, perempuan dapat menjalankan perannya dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.
Menurut saya, meneguhkan nilai berarti memperkuat pemahaman dan prinsip sebagai perempuan Muslim, sedangkan menguatkan peran berarti mendorong perempuan agar mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan organisasi.
Karena itu, saya berharap pembahasan tentang perempuan tidak berhenti pada teori, tetapi dapat menjadi bekal bagi kader untuk menjadi perempuan yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.