Bedah Buku “Kasih Ibu Sepanjang Buku” di Toko Buku Multitude

Kasih Ibu Sepanjang Buku

Ruminews.id, Sleman – Minggu (23/8) Toko Buku Multitude bekerjasama dengan Radio Buku mengadakan kegiatan Bedah Buku karya Gunawan Tri Atmodjo dengan judul “Kasih Ibu Sepanjang Buku” terbitan dari Penerbit Marjin Kiri. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Jakal Bookshop Festival yang diadakan di seluruh toko buku di area Jalan Kaliurang (20-30 Agustus 2026). Pada kegiatan bedah buku ini, akan di moderatori oleh Aldino Jalu Seto-Multitude beserta pembedahnya adalah Gilang Andretti-Radio Buku dan Nugrahani Annisa-Radio Buku. Kegiatan di mulai pada pukul 19.30 WIB di angkringan Toko Buku Multitude.

Dino membuka kegiatan bedah buku ini dengan memberikan pertanyaan pemantik kepada Gilang tentang isi dari buku ini. Gilang memberikan tanggapan bahwa buku ini mengupas tentang selera pasar tentang buku-buku lawasan, menguji peruntungan lewat penjaja daring, mengambil milik teman atau perpustakaan dan menawar mati-matian di bakul langganan. Namun yang menjadi unik adalah mas Gunawan mengemasnya dalam buku ini dengan gaya yang jenaka serta penuh humor.

“saya sendiri sebagai bakul buku lawasan juga memiliki pengalaman dimana hasil skripsi-tesis dari beberapa akademisi di kota Jogja yang dijajakan kepada pedagang buku lawasan yang hal tersebut jarang terjadi karena seharusnya karya ilmiah tidak diperjualbelikan secara bebas,” pungkas Gilang untuk membuka diskusi.

Sedangkan pembahasan dari Nugra berbeda dengan Gilang yang ia lebih tertarik kepada tiga halaman terakhir yang ada di buku ini tentang keterlibatan makhluk tak kasat mata dalam membaca buku, yang ternyata setelah dikonfirmasi kepada mas Gunawan selaku penulis, cerita tersebut berdasarkan pengalaman dari istri mas Gunawan sendiri yang seorang indigo. Nugra sendiri juga membahas tentang titik gamang industri perbukuan,

“banyak buku-buku yang tidak laku masih menumpuk di gudang, saya sebagai orang yang pernah bekerja di penerbitan buku merasa miris dengan kondisi tersebut, apalagi selama IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) selalu mengadakan kegiatan pameran, dengan mematok harga sendiri tanpa melibatkan toko buku, sehingga selama IKAPI membuat acara, toko-toko buku yang ada semakin sepi pengunjung dan berlahan satu persatu gulung tikar karena sepi peminat”, ujar Nugra.

Gunawan sendiri selaku penulis membuat buku “Kasih Ibu Sepanjang Buku” berdasarkan pengalamannya saat bergelut di dunia kepenulisan dan pasar buku di Indonesia, dalam buku ini Gunawan menulis secara bebas tanpa batas, memang sebelumnya Gunawan rajin menulis cerpen di berbagai media massa seperti Kompas. Namun karena kejenuhannya menulis dengan berbagai syarat yang diajukan redaksi, Gunawan memilih untuk menerbitkan buku dengan gaya lelucon, jenaka dan humor dewasa.

Dino sendiri selaku moderator menganggap hal tersebut menjadi ciri khas dari gaya penulisan mas Gunawan. Hal serupa juga ditanggapi oleh Gilang yang menyatakan bahwa mas Gunawan menulis buku ini secara total, kocak, lucu dan ugal-ugalan sehingga saat saya membaca, ya isinya hanya tertawa, demikian ujar Gilang.

Di dalam buku ini ada 10 kumpulan cerpen dari mas Gunawan yang banyak mengupas tentang pedagang buku lawasan. Nasib para pedagang buku lawasan yang dilematis antara menjadi kolektor atau menjadi bakul (pedagang). Sehingga pembaca mendapatkan sedikit gambaran tentang dunia perbukuan lawasan dalam buku ini. Selama diskusi bedah buku, para peserta diskusi diberikan sebuah Booklet yang dapat dibaca untuk mengetahui isi buku ini dari sudut pandang masing-masing pembedah, kegiatan ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. (A.R.)

Share

Scroll to Top