Tim Satgas PPKPT Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Kampus UNM Pare-Pere
ruminews.id – PAREPARE – Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Perguruan Tinggi UNM Kampus 5 Parepare menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi pencegahan kekerasan di Aula Kampus 5 UNM Parepare, Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa serta dosen dan tenaga kependidikan dari Program Studi PGSD dan Fakultas Kedokteran UNM Parepare. Hadir sebagai dalam kegiatan, Ketua UPP PGSD Parepare UNM Dr. Lukman, S.S., M.Ag., dan Pimpinan Perwakilan Fakultas Kedokteran yakni dr. Aida Ayu Chandrawati, M.Biomed, sebagai Ketua Jurusan. Sedangkan Tim Satgas mendelegasikan Novi Yanti Pratiwi, S.Psi.,M.Psi., Psikolog, Nur Wulandani, S.Pd., M.Pd., dan Sopian Tamrin, M.Pd., yang bertindak sebagai narasumber. Selain itu, hadir pula tim dari unsur Mahasiswa yakni saudari Fauziah Diar Hazja dan St. Nabila Afifah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua UPP PGSD Parepare UNM. Beliau menekankan urgensi penguatan literasi seluruh civitas akademika mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Materi inti disampaikan oleh Sopian Tamrin, M.Pd. dengan moderasi dari Novianti Pratiwi, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Fokus pembahasan meliputi tipologi kekerasan di perguruan tinggi, identifikasi kerentanan akibat relasi kuasa khususnya pada konteks Fakultas Kedokteran dan PGSD, serta prosedur pencegahan dan pelaporan sesuai Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024. Sesi diskusi berlangsung interaktif. Peserta mengajukan pertanyaan terkait implementasi ruang aman pada kegiatan kepaniteraan, indikator relasi kuasa yang disalahgunakan, dan alur pendampingan psikologis bagi korban. Tim menyempatkan evaluasi materi sosialisasi ke peserta untuk memastikan apakah sudah memahami materi dengan baik. Selain itu, peserta diminta untuk terlibat proaktif dalam pencegahan dan pelaporan jika ada kasus di lingkungan sekitar yang masuk ranah tridharma. Hal ini untuk memastikan tidak ada korban yang diabaikan di lingkungan kampus UNM. Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Diharapkan melalui sosialisasi ini, mahasiswa, dosen, dan tendik di UNM Kampus Parepare memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai peran Satgas PPKPT dan mekanisme pelaporan.Satgas PPKPT UNM juga membuka akses layanan pengaduan bagi seluruh civitas akademika yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

