23 Juni 2025

Opini

Israel Diambang Kehancuran.

ruminews.id, – Israel sedang membayar mahal untuk perang yang mungkin tak bisa dimenangkannya dengan rudal. Sejak Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran pada pertengahan Juni 2025, mesin ekonomi Israel berubah menjadi mesin tempur. Setiap hari, negara ini menghabiskan antara $285 hingga $725 juta hanya untuk pertahanan udara dan serangan balasan. Jika dihitung per bulan, angkanya bisa menembus $12 miliar. Kondisi tsb bukan sekadar pembengkakan anggaran melainkan menjadi jalan cepat menuju jurang resesi. Dengan pengeluaran militer sebesar itu, defisit anggaran Israel terancam melonjak tak terkendali yang tentu saja berpengaruh pada sektor-sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur sipil. Dalam situasi seperti ini, stabilitas fiskal tak lagi bisa dijaga hanya dengan retorika keamanan nasional. Jika situasi ini terus berlangsung, Israel akan kehilangan dua hal yang paling penting bagi keberlanjutan sebuah negara, yakni kepercayaan rakyat dan kepercayaan pasar. Ketika negara menggantungkan eksistensinya pada konflik, maka kedamaian tidak lagi menjadi cita-cita, melainkan ancaman bagi industri yang sudah telanjur hidup dari peperangan. Itulah paradoks tragis yang sedang dijalani Israel; “semakin panjang umur perang, semakin pendek umur ekonominya”. Masa depan Israel, yang dulunya dibayangkan sebagai pusat kemajuan dan teknologi, kini mulai berubah arah menjadi negara berbiaya tinggi, berutang besar, dan tergantung pada perang sebagai mesin ekonomi. Dan sejarah selalu kejam pada negara yang menukar masa depannya demi ambisi jangka pendek. Sebab yang tak bisa dimenangkan dengan rudal, akan ditagih kembali lewat harga yang lebih mengerikan yaitu kehancuran dari dalam. Israel tidak sedang menuju cita-cita kejayaan tanah yang dijanjikan, melainkan sedang menuju kebangkrutan ekonomi, moral, dan sejarah. Alih-alih menjadi tanah yang dijanjikan, malah akan menjadi tanah yang ditinggalkan. [Erwin]

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Dorong Pemilihan RT/RW Bebas Intervensi dan Politik Uang

ruminews.id – Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menegaskan pentingnya pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW secara demokratis, bebas dari intervensi pihak manapun. Pemilihan tersebut dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat di seluruh wilayah kota. Anggota DPRD Makassar, Udin Saputra Malik, menyampaikan bahwa pemilihan di tingkat akar rumput memiliki potensi menimbulkan konflik sosial jika tidak dilaksanakan secara terbuka dan adil. “Kita mendorong agar pemilihan RT/RW betul-betul demokratis. Jangan sampai ada intervensi kekuasaan, intervensi kelompok tertentu, apalagi praktik politik uang,” ujarnya, Senin (23/6/2025). Udin menekankan bahwa pelanggaran terhadap prinsip demokrasi dalam proses pemilihan RT/RW dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, terutama karena hubungan antarwarga yang bersifat emosional dan dekat secara sosial. Ia pun mendorong masyarakat untuk aktif dalam pengawasan jalannya pemilihan dan segera melaporkan jika menemukan pelanggaran. “Kalau ada pelanggaran dalam pelaksanaannya, silakan dilaporkan ke DPRD atau panitia pelaksana agar bisa segera ditindaklanjuti,” katanya. Lebih lanjut, Udin mengungkapkan bahwa DPRD Makassar telah memanggil sejumlah instansi terkait, seperti pihak kecamatan, kelurahan, Bagian Pemerintahan, Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), dan Bagian Hukum untuk membahas regulasi teknis pemilihan RT/RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Saat ini, kata dia, draf Peraturan Wali Kota (Perwali) yang akan menjadi dasar hukum pemilihan RT/RW sedang dalam tahap sinkronisasi di Kementerian Hukum dan HAM. “Kita tunggu agar Perwali ini segera diberlakukan, supaya pelaksanaannya memiliki dasar hukum yang jelas,” jelasnya. Terkait keberadaan Penjabat (PJ) RT dan RW yang saat ini masih menjabat sementara, Udin menegaskan bahwa mereka seharusnya tidak ikut mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang. Sebab, mereka kemungkinan akan terlibat dalam kepanitiaan, sehingga dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan. “Menurut kami, itu fair. Panitia pelaksana harus netral dan tidak boleh menjadi peserta dalam pemilihan,” tegasnya. Udin berharap, dengan pengawasan yang ketat dan pelaksanaan yang transparan, proses pemilihan RT/RW di Kota Makassar dapat berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin lingkungan yang benar-benar dipilih oleh warga secara demokratis.

Gowa

Peringati HUT Bhayangkara ke – 79, Sapma PP Gowa, Farkes Reformasi, dan Polres Gowa Gelar Sunat Massal untuk 150 Anak

ruminews.id, GOWA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke -79, Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa berkolaborasi dengan Farkes Reformasi dan Polres Gowa menggelar kegiatan sosial berupa sunat massal modern secara gratis. Kegiatan ini diikuti oleh 150 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Gowa, dan dilaksanakan pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bhayangkara Polres Gowa ini menjadi wujud nyata sinergitas antara elemen kepemudaan, tenaga kesehatan, dan kepolisian dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Selain bernilai sosial, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di usia dini. Ketua SAPMA PP Gowa, Sigit, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dari generasi muda dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa SAPMA PP hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan sosial masyarakat. Kolaborasi ini adalah bukti bahwa dengan bersatu, kita bisa memberi manfaat yang lebih besar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Farkes Reformasi Gowa, Jamal, juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang tindakan medis, tetapi juga tentang edukasi dan pengabdian. “Kegiatan sunat massal ini tidak hanya sebatas prosedur medis, namun juga menjadi momentum edukasi bagi orang tua dan anak-anak terkait pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut sebagai wujud nyata pengabdian tenaga kesehatan kepada masyarakat,” tutur Jamal. Kapolres Gowa, AKBP H. Muh. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif serta kolaborasi antara SAPMA PP, Farkes Reformasi, dan jajaran Polres Gowa. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin ini. Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa. Kegiatan ini juga menjadi sarana efektif bagi Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujar Kapolres Gowa. Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para orang tua peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya sunat massal ini yang sangat membantu meringankan beban mereka. Anak-anak peserta pun tampak ceria dan bahagia selama kegiatan berlangsung. Dengan semangat Bhayangkara dan jiwa sosial yang tinggi, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sinergitas positif antara pemuda, tenaga medis, dan aparat keamanan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan sejahtera.

Scroll to Top