12 Juni 2025

Daerah, Makassar

Lewat Indonesia Youth Summit 2025 di Makassar: Generasi Muda Ambil Peran Nyata Bangun Indonesia Emas

ruminews.id, MAKASSAR — Indonesia Youth Summit (IYS) 2025 resmi dibuka di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (13/6/2025), dengan mengusung tema “Gen Merah Putih, Pemuda Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara yang akan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, bahkan menjadi ajang berkumpulnya ratusan pemuda dari berbagai penjuru tanah air yang membawa semangat perubahan dan inovasi. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi hajatan tersebut. Menurutnya, Indonesia Youth Summit 2025 merupakan forum tahunan yang dirancang sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk menyuarakan ide. Juga solusi inovatif, serta menjalin kolaborasi strategis guna mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dan Sustainable Development Goals (SDGs). “Generasi muda adalah kekuatan penggerak bangsa. Mereka harus menjadi katalisator dalam transformasi ekonomi, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Munafri, Kamis (12/6). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal dari Australia dan Jepang di Makassar dan duta negara lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan internasional terhadap upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu hadir juga delegasi tamu dari Pemuda Singapura, India, dan Jepang yang akan melakukan sesi Youth Multilateral Forum bersama Delegasi Pemuda Indonesia. Indonesia Youth Summit 2025 membuktikan pentingnya pemanfaatan bonus demografi Indonesia melalui kolaborasi lintas daerah dan pengembangan solusi berbasis ekologi seperti ekonomi sirkular dan energi terbarukan. Salah satu hasil utama dari kegiatan ini adalah lahirnya “Suara Pemuda Indonesia”, sebuah naskah rekomendasi kebijakan yang akan diserahkan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah masing-masing. “Lewat kegiatan seperti ini, kita harapkan menjadi bukti konkret kontribusi pemuda menuju Indonesia Emas 2045. IYS 2025 lebih dari sekadar forum diskusi, melainkan gerakan nyata menuju perubahan,” harap Appi. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) Makassar, A. Muh. Yasir, menyampaikan bahwa tahun ini terjadi efisiensi jumlah delegasi dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 250 delegasi yang biasanya diundang, jumlahnya kini dikurangi menjadi 150 delegasi resmi. Namun, jumlah pendaftar mencapai 825 orang. “Untuk IYS 2025 ini adalah perhelatan ketiga. Tahun ini kami kurangi jumlah delegasi menjadi 150 karena efisiensi, namun total pendaftar mencapai 825 orang. Selain 150 delegasi resmi, kami juga menerima 300 partisipan umum (general participants),” ujar Kadis Pora. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa 150 delegasi tersebut terdiri dari 23 delegasi asal Makassar, 57 dari wilayah Sulawesi Selatan, dan 58 delegasi dari luar Sulsel yang berasal dari berbagai kabupaten/kota serta anggota Youth City Changers. “Selain itu, ada juga delapan peserta asing yang berasal dari Jepang, Singapura, dan India,” ungkapnya. Dari sisi persiapan, panitia menyatakan hampir seluruh rangkaian sidang dan pembukaan telah rampung. Sejumlah tokoh dan lembaga nasional dan internasional juga telah mengonfirmasi kehadirannya pada acara pembukaan. Yang sudah terkonfirmasi hadir antara lain Bima Arya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri, Konjen Jepang, Konjen Australia, serta perwakilan dari AIESEC Indonesia, Hewlett-Packard Indonesia, dan Think Policy Indonesia. Sementara itu, pihak penyelenggara masih menunggu konfirmasi kehadiran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. IYS 2025 menjadi panggung strategis bagi pemuda untuk terlibat aktif dalam isu-isu besar seperti transformasi digital, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus mempererat jejaring nasional dan internasional antar generasi muda. (*).   —————— Performance -> *PLOTINGAN NARSUM* Undangan (Kementerian Pemuda dan Olahraga) 1. *Welcoming speech* – Walikota Makassar (Bapak Munafri Arifuddin) > PPT 2. *Keynot Speech* – Direksi APEKSI (Bapak Alwis Rustam) 2. *Policy Townhall* – Wakil Menteri Dalam Negeri (Bapak Bima arya) > Video dan PPT 3. *Intern. Townhall* – Konjen Australia > PPT 4. *Youth Panel Discussion* – ⁠Gemintang Kejora Mallarangeng (Tokoh Pemuda) – ⁠Andi Gita Namira Patigana Haris – Ananda Raehan (Anggota PSM Makassar) 5. *You talks* – Nur Syarif Ramadhan (Yayasan Perdik) – Baso Muhammad Ikram ⁠(Ketua KNPI Kota Makassar) 6. *Social Night* – Aloysius Efraim Leonard – ⁠Presiden AIESEC Indonesia – Aep Syaefullah (HP) Performance -> FADLI PADI FT FANDY WD.

Makassar, Politik

DPRD Makassar Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029

ruminews.id, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Keempat Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024/2025, Rabu (11/6/2025). Agenda utama dalam rapat tersebut adalah penyampaian penjelasan Wali Kota Makassar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar Tahun 2025–2029. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Makassar, Supratman, didampingi para Wakil Ketua DPRD, yakni Andi Suhamika, Anwar Faruq, dan Eric Horas. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam pemaparannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa penyusunan RPJMD ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis pelayanan publik. Dokumen tersebut disusun untuk menjadi pedoman arah kebijakan pembangunan Kota Makassar selama lima tahun ke depan. “RPJMD ini bukan sekadar janji politik, tetapi rencana nyata yang lahir dari aspirasi masyarakat, disusun dengan landasan visi nasional Indonesia Emas 2045,” ungkap Munafri. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah merumuskan tujuh misi strategis dan 50 indikator Program Strategis MULIA, yang menjadi fondasi arah pembangunan ke depan. Program unggulan tersebut mencakup pembangunan stadion internasional, pendirian creative hub untuk anak muda, digitalisasi layanan publik melalui Makassar Super App, hingga penyediaan air bersih gratis dan jaminan sosial bagi kelompok masyarakat rentan. “Kami ingin Makassar tumbuh dan maju tanpa meninggalkan siapa pun di belakang,” tegas Munafri. Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal bagi pembahasan lebih lanjut dokumen RPJMD, yang akan menjadi acuan pembangunan Kota Makassar menuju 2029.

Scroll to Top