18 Mei 2025

Makassar, Politik

Janji Iuran Sampah Gratis Dipertanyakan, DPRD Soroti Ketidaksesuaian Program Munafri-Aliyah”

ruminews.id, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi NasDem, Jufri Pabe, melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan program iuran sampah gratis yang merupakan salah satu janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Ia menilai program tersebut belum berjalan sesuai ekspektasi masyarakat. Kritik itu disampaikan Jufri usai menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Konsolidasi internal Partai NasDem Sulawesi Selatan di Hotel Four Points, Makassar, Sabtu (17/5/2025). “Program iuran sampah gratis ini dulu dijanjikan tanpa syarat. Tapi sekarang muncul sistem cluster yang justru membingungkan masyarakat. Ini belum pernah dibahas secara tuntas di DPRD,” kata Jufri kepada wartawan. Sebagai anggota Komisi C DPRD Makassar, Jufri mengungkapkan bahwa keluhan soal program ini banyak disampaikan warga saat reses yang ia gelar pada Maret 2025. Menurutnya, terjadi ketidaksesuaian antara janji kampanye dan realisasi kebijakan di lapangan. “Seharusnya program ini meringankan beban masyarakat, bukan malah menimbulkan kebingungan. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan, dan DPRD harus dilibatkan secara aktif dalam pengawasan,” tegasnya. Program iuran gratis, termasuk untuk pengangkutan sampah, merupakan salah satu program unggulan pasangan Munafri-Aliyah saat berkampanye. Namun, penerapan sistem berbasis cluster yang tidak disosialisasikan sejak awal menimbulkan kritik karena dinilai tidak transparan dan bertolak belakang dengan semangat awal kampanye.

Makassar, Pemerintahan

Pastikan Aset Pemkot Terjaga, Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi Bangunan di Tallo

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan peninjauan aset milik Pemerintah Kota Makassar, di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Minggu (18/5/2025). Munafri mengatakan, tujuan kunjungan yang dilakukan ke Kantor Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, untuk meninjau langsung aset milik Pemerintah Kota Makassar yang memiliki potensi untuk dimaksimalkan pemanfaatannya demi kepentingan masyarakat. “Saya ke Kantor Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo untuk melihat aset milik Pemerintah Kota Makassar yang sebenarnya kita bisa maksimalkan untuk membangun, untuk pelayanan ke masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, yang menjadi prioritas utama adalah memastikan legalitas administrasi atas aset tersebut. Dimana, kepastian hukum menjadi landasan penting agar aset dapat dimanfaatkan secara optimal, berkelanjutan, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Tapi yang paling penting adalah bagaimana legal administrasinya dipastikan,” tuturnya. Dengan luas lahan yang tersedia, aset ini dapat dikembangkan menjadi berbagai fasilitas publik yang bermanfaat. Misalnya, ruang terbuka hijau, pusat pelayanan masyarakat, fasilitas pendidikan atau pelatihan, dan lainnya sesuai kebutuhan warga sekitar. “Sehingga mudah-mudahan akan kita pastikan legal administrasinya lalu dibuatkan perencanaan kedepan,” ungkap politisi Golkar itu. Langkah pertama adalah penyelesaian legal administrasi aset. Setelah itu, akan disusun perencanaan pembangunan yang matang, terukur, dan partisipatif, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Diharapkan proses legalisasi dan perencanaan ini berjalan lancar sehingga aset milik Pemerintah Kota Makassar dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Pannampu dan sekitarnya. “Sehingga kita akan fokus supaya tempat ini dengan luasan yang dimiliki dapat dimaksimalkan dengan berbagai macam fasilitas yang bisa kita bangun di tempat ini,” tukasnya. (*)

Makassar, Pemerintahan

Makassar Half Marathon, Dongkrak Perputaran Ekonomi

ruminews.id, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi memimpin komunitas pelari dari Balai Kota Makassar hingga Cafe Talk Space di Jl. Emmy Saelan. Kegiatan ini untuk menyambut event Makassar Half Marathon 2025, pada 31 Mei hingga 1 Juni di Anjungan Pantai Losari. Pemanasan yang dilalui orang nomor satu kota Makassar itu, pada Minggu (18/5/2025), dengan rute melintasi Jl. Jend. Sudirman, Jl. Haji Bau, Jl. Arief Rate, dan Jl. Sultan Hasanuddin. Pada kesempatan ini, Munafri menyampaikan bahwa, melalui ajang ini, pemerintah Kota Makassar berharap terjadi perputaran ekonomi yang signifikan. “Khususnya dari kunjungan peserta luar kota yang menginap di hotel, makan di restoran, hingga berbelanja di berbagai pusat oleh-oleh dan destinasi wisata. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian,” ujarnya, Minggu. Event Makassar Half Marathon berpotensi menjadi salah satu ikon olahraga lari nasional. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 10 ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya di sektor olahraga, tetapi juga pada ekonomi dan pariwisata lokal di Kota ini. Munafri menyebutkan, event ini bukan hanya soal lari, tapi tentang bagaimana olahraga menjadi bagian dari strategi promosi kota. “Dan menjaga kesehatan masyarakat, tentu saja mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya. Untuk mendukung kesuksesan event ini, berbagai aspek tengah dipersiapkan, mulai dari infrastruktur jalan, informasi wisata dan kuliner, hingga kesiapan masyarakat dan pelaku usaha lokal dalam menyambut tamu dengan pelayanan terbaik. Diharapkan, melalui Makassar Half Marathon, potensi kota dalam bidang pariwisata, budaya, dan kuliner dapat dikenal lebih luas. “Ajang ini juga diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu memberi sumbangsih nyata terhadap perputaran ekonomi dan citra positif Kota Makassar,” tukasnya. Sementara itu, penyelenggara MHM, Arief Rachman Nur, mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari MHM ini baik sebagai peserta, sponsor, atau pendukung acara. “Mari jadikan Makassar Half Marathon 2025 sebagai kebanggaan bersama. Dukungan berbagai pihak, baik sebagai peserta, sponsor, maupun pendukung acara, akan membuat ajang yang dirindukan dan menjadi ikon ini semakin bermakna,” jelasnya. Kolaborasi dan Dukungan MHM 2025 terselenggara berkat kolaborasi dengan Idearun sebagai mitra manajemen lomba sejak 2022, sponsor, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar, berbagai dinas terkait, kepolisian, dan stakeholder lainnya. Sejumlah hal positif yang memberikan manfaat bagi Kota Makassar dengan diadakannya kegiatan ini. Hal yang terasa adalah adanya potensi MHM dalam memajukan pariwisata Kota Makassar. “Juga meningkatkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM dan pihak relevan lainnya, menanamkan gaya hidup sehat dan semangat olahraga, serta tentu memberikan dampak positif terhadap produktivitas masyarakat,” tuturnya.

Makassar, Pemerintahan

Melinda Aksa Sebut Posyandu Garda Terdepan Layanan Kesehatan Masyarakat

Ruminews.id, Makassar— Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Makassar, Melinda Aksa, turun langsung meninjau Posyandu Era Baru Nusa Indah 4, Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, pada Sabtu (17/5/2025). Tinjauan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap layanan kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan Panampu jelang verifikasi lomba Posyandu tingkat Provinsi yang akan digelar. Setibanya di lokasi, Melinda Aksa disambut hangat oleh Lurah Panampu, Imam Hanafi bersama Ketua TP PKK Kelurahan Panampu, Siti Narmita Yamin beserta jajaran. Melinda pun langsung memantau pelaksanaan kegiatan posyandu yang tengah berlangsung dan menyaksikan lima langkah utama Posyandu. Tak hanya itu, Melinda juga meninjau pelayanan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ketenteraman dan ketertiban umum, perumahan rakyat, serta pekerjaan umum. Ia pun turut mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh kader posyandu setempat. “Posyandu merupakan ujung tombak dan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, tak hanya bagi ibu dan anak tetapi semua siklus hidup. Karena itu, menjaga kualitas layanan di posyandu sangat penting,” ujarnya. Ia menambahkan, Posyandu Era Baru tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang interaksi edukatif antara kader dan masyarakat. Menurutnya, fasilitas dan layanan yang ada perlu terus jaga dan ditingkatkan agar mampu melayani lebih banyak warga. Pada kesempatan ini juga, Melinda menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antara kader, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat dalam mendukung keberhasilan program-program PKK. “Kepada seluruh kader saya berpesan untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Pastikan semua proses berjalan ramah, cepat, dan tepat sasaran,” katanya. Melinda juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Panampu, TP PKK Kelurahan, kader posyandu, serta seluruh masyarakat yang telah aktif berkontribusi dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup warga. “Kita semua harus bersinergi mendukung visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Peran ibu-ibu kader sangatlah vital, karena mereka berada di garda terdepan pembangunan keluarga dari lingkungan terkecil,” tutupnya. Dalam kesempatan tersebut, Melinda Aksa juga mengunjungi Rumah Gizi, Dapur Sehat, Taman PKK Urban Farming, serta Sekretariat TP PKK Kelurahan Panampu yang lokasinya tidak jauh dari posyandu. (*)

Scroll to Top