27 April 2025

DPRD Kota Makassar

Anggota DPRD Makassar Jufri Pabe Gelar Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2019

ruminews.id – Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Jufri Pabe, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar di Hotel Grand Imawan, Minggu (27/04/2025). Acara ini turut menghadirkan dua narasumber langsung dari PDAM Makassar, diantaranya Kepala Wilayah Pelayanan 6 PDAM Kota Makassar, Fazad Azizah dan Faizal serta berbagai elemen masyarakat. Dalam sambutannya, H Jufri Pabe menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa Sosper kali ini tidak sekadar menjadi rutinitas formalitas, melainkan kesempatan emas untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran langsung kepada pihak PDAM. “Kehadiran pejabat PDAM hari ini, termasuk Kepala Wilayah Pelayanan 6 fazad Azizah, dan Saudara Faizal menjadi bukti keseriusan kita untuk memperbaiki layanan air minum,” ungkapnya. Lebih lanjut, Politisi Nasdem itu juga menyampaikan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap isi Perda ini. Menurutnya, hak masyarakat untuk mendapatkan air bersih berkualitas harus diimbangi dengan kesadaran akan kewajiban, seperti membayar tagihan tepat waktu agar pelayanan PDAM tetap optimal. “Air bersih adalah kebutuhan pokok. Dengan memahami aturan yang ada, kita bisa mendorong pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya. Untuk itu, H Jufri Pabe mengajak seluruh peserta untuk aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang telah disiapkan. Ia berharap, melalui momen sosialisasi ini, setiap keluhan warga bisa langsung ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi bagi PDAM dalam meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang. “Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin demi kemajuan pelayanan air bersih di Kota Makassar,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Wilayah Pelayanan 6 Perumda Air Minum Kota Makassar, Fazad Azizah, menekankan bahwa Perda Nomor 7 Tahun 2019 menjadi landasan kuat dalam memastikan pelayanan air minum yang adil dan merata. Azizah menyampaikan bahwa tantangan seperti dampak El Nino tahun 2023 sempat menghambat distribusi air, namun berkat kerja sama semua pihak, PDAM mampu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui layanan darurat seperti mobil tangki. “Perda ini menegaskan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami berharap masyarakat juga berperan aktif, termasuk dalam membayar tagihan tepat waktu untuk kelancaran operasional,” kata Azizah. Faizal menambahkan bahwa PDAM Makassar bertugas memastikan air bersih berkualitas tersedia secara berkesinambungan bagi seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelayanan PDAM tidak hanya soal teknis distribusi air, tapi juga bagian dari komitmen membangun tata kelola perusahaan yang baik, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

Makassar

Keluarga Besar KCN Gelar Milad ke-31 dan Halal Bihalal, Rayakan Tiga Dekade Lebih Pengabdian

Ruminews.id, Makassar — Keluarga Besar Kharisma Cocos Nucivera (KCN) sukses menggelar perayaan Milad ke-31 sekaligus Halal Bihalal dengan tema “Merawat Setiap Generasi, Merayakan Kebersamaan: 31 Tahun KCN Mengabdi”, yang berlangsung di Aula SMA Negeri 12 Makassar, Sabtu (26/4). Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Fauzi Andi Wawo, Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, Pendiri KCN Sularman Ali Arif, serta berbagai tamu undangan dari kalangan alumni, pembina, dan anggota aktif KCN. Dalam sambutannya, Purnabakti KCN Tahun 1996 sekaligus Pendiri KCN, Sularman Ali Arif, menekankan pentingnya perjalanan panjang yang telah dilalui bersama KCN. “Melalui KCN, kita telah berproses bersama untuk meraih kesuksesan di berbagai bidang. Semoga pertemuan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun KCN menjadi lebih baik ke depan,” ungkapnya. Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, juga turut memberikan sambutan penuh apresiasi. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberlangsungan KCN yang mampu bertahan dan berkembang selama lebih dari tiga dekade. “Malam ini kita merayakan hari jadi KCN ke-31, sebuah perjalanan panjang yang telah berhasil merawat generasi dan menjaga semangat kebersamaan. KCN telah diisi oleh orang-orang hebat yang memberi warna dalam pembangunan karakter generasi muda,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Hj. Fatmawati Rusdi, mengapresiasi peran KCN dalam membina generasi muda. “Inilah cerminan sejati Gerakan Pramuka. Dengan pembinaan dari Keluarga Besar KCN dan Gugus Muda, Gerakan Pramuka Makassar mampu terus berkembang. Di tengah berbagai tantangan zaman, Pramuka menjadi benteng untuk membentuk karakter generasi muda yang kuat dan berintegritas,” ujarnya. Acara semakin semarak dengan penampilan Sanggar Seni KCN yang membawakan tarian tradisional ‘Magello’ dari Toraja. Persembahan budaya ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi simbol komitmen KCN dalam melestarikan kekayaan budaya nusantara. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyerahkan cinderamata kepada individu-individu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dan perkembangan KCN. Puncak acara ditandai dengan penampilan spesial dari musisi nasional Fadli, vokalis grup band Padi. Dengan suara khasnya, Fadli membawakan sejumlah lagu yang membawa suasana menjadi lebih hangat dan penuh kegembiraan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh tamu undangan. Perayaan Milad ke-31 dan Halal Bihalal KCN ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi, merefleksikan perjalanan panjang organisasi, serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi generasi masa depan.

Hukum, Makassar

Dorong Representasi Perempuan, Syamsuddin Komitmen Libatkan 30% Perempuan dalam Kepengurusan DPC Peradi Makassar

Ruminews.id, Makassar — Keterlibatan perempuan dalam pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar dinilai sebagai faktor strategis dalam memperkuat organisasi. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Hj. Sarifa Asrianah, S.H., M.H., Direktur Brillian Lawfirm, yang menekankan bahwa perempuan memiliki peran vital bukan hanya sebagai pengisi kuota, tetapi juga sebagai agen perubahan di dalam tubuh organisasi advokat. Dr. Hj. Sarifa Asrianah menyuarakan pentingnya peran perempuan di jajaran kepengurusan DPC Peradi Makassar. Dukungan kuat juga datang dari calon Ketua DPC Peradi Makassar, Syamsuddin, S.H., M.H., M.M., yang berkomitmen untuk mewujudkan keterlibatan minimal 30% perempuan dalam struktur kepengurusan. Keterlibatan perempuan bukan sekadar memenuhi ketentuan kuota, melainkan untuk menghadirkan ide-ide cemerlang dalam pengambilan keputusan organisasi. Sarifa menyebutkan bahwa kecerdasan emosional, empati, dan cara pandang perempuan yang khas mampu memperkaya dinamika organisasi dan memperkuat posisi Peradi sebagai organisasi profesi yang adaptif dan progresif. Komitmen ini akan diterapkan dalam susunan kepengurusan DPC Peradi Makassar periode mendatang, khususnya setelah proses pemilihan yang akan berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab). Pemilihan Ketua DPC Peradi Makassar akan diselenggarakan pada tanggal 28 April 2025, dengan melibatkan seluruh anggota Peradi yang memiliki hak suara. Menurut Sarifa, selama ini peran perempuan dalam profesi advokat masih kerap dianggap sekunder. Padahal, keterlibatan aktif perempuan terbukti mampu membawa perubahan positif, terutama dalam membangun budaya organisasi yang lebih humanis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat pencari keadilan. Syamsuddin telah menyusun rencana kerja yang memastikan perempuan tidak hanya dilibatkan secara formal, tetapi juga ditempatkan di posisi-posisi strategis dalam kepengurusan. Komitmen ini diharapkan menjadi energi baru yang mampu meningkatkan profesionalisme serta memperluas jangkauan pelayanan hukum kepada masyarakat. “Komitmen ini harus disambut dengan antusias, terutama oleh para advokat perempuan yang akan menggunakan hak pilihnya. Ini adalah momentum penting untuk memastikan suara perempuan terdengar dan berkontribusi aktif dalam membangun organisasi,” ujar Sarifa. Dengan demikian, keterlibatan perempuan dalam struktur DPC Peradi Makassar bukan hanya menjadi keharusan administratif, tetapi juga kebutuhan strategis untuk menghadirkan organisasi yang lebih kuat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Scroll to Top