24 April 2025

DPRD Kota Makassar

Anggota DPRD Makassar Soroti Penyegelan Tempat Hiburan Malam

Ruminews.id – Makassar – Anggota DORD Kota Makassar menyoroti penyegelan tempat hiburan malam (THM) Helens Play Mart usai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Pemkot Makassar. Penyegelan tersebut dilakukan akibat Helens terbukti melanggar perizinan karena tak mengantongi Surat Keterangan Penjual Langsung (SPKL) minuman beralkohol (minol) untuk golongan B dan C atau minuman dengan kandungan alkohol di atas 5%. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Tri Sulkarnain pertama-tama menyambut positif langkah inisiatif pemkot Makassar dalam menyegel THM yang memang terbukti melanggar. “Saya pikir ini menjadi langkah yang memang seharusnya dilakukan pemkot mengingat kalau THM nya memang bersalah ya harus disegel jangan lagi berikan peringatan,” kata Tri, Kamis (24/4/2025). Dirinya juga menyayangkan bahwa ditemukannya anak dibawah umur yang berada di Helens tersebut. Menurutnya, pemkot perlu penegasan kepada semua THM yang ada di Makassar agar lebih memberikan atensi untuk verifikasi pengunjungnya. “Ini juga saya dengar ada pengunjung di bawa umur, sangat disayangkan kalau hal seperti ini bisa terulang. Pelru lagi penegasan ke semua THM yang ada di Makassar,” ucap Tri. Tri juga menegaskan bahwasanya Pemkot Makassar harus lebih luas menjangkau THM yang bermasalah yang ada di Kota Makassar. “Pemkot jangan tebang pilih THM, banyak di luar sana THM yang bermasalah dan itu perlu di jangaku lebih luas dan dilakukan sidak,” kata Tri.

Hukum, Pangkep

Kebijakan Pusat Dilanggar, HMI Soroti Pengadaan Mobil Mewah Pemkab Pangkep

ruminews.id, Pangkep – Kabid PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang pangkep, menyoroti pengadaan mobil dinas baru oleh pemerintah kabupaten pangkep, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat. Menurut Indra , langkah Pemkab pangkep yang mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 7 miliar untuk pembelian sembilan unit mobil dinas menunjukkan, para wakil rakyat tidak memiliki kepedulian terhadap kondisi keuangan daerah dan kesulitan yang dihadapi masyarakat. “Saat pemerintah pusat berusaha melakukan efisiensi anggaran, Pemerintah kabupaten pangkep Tengah justru sibuk mengurus fasilitas mewah untuk kepentingan pribadi. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mematuhi kebijakan pusat dan lebih mementingkan kenyamanan sendiri dibandingkan kepentingan masyarakat,” tegasnya, “Apakah ini tanda bahwa pemerintah daerah pangkep sedang berseberangan atau tidak patuh terhadap aturan pusat ?Jika mereka benar-benar berpihak kepada rakyat, seharusnya mereka lebih fokus pada kesejahteraan masyarakat, bukan pada pengadaan kendaraan dinas yang tidak mendesak,” lanjutnya. Ia meminta Pemkab pangkep untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan anggaran, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang sulit. Menurutnya, anggaran tersebut seharusnya dapat dialokasikan untuk program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, atau bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. “Kami Himpunan mahasiswa Islam akan terus mengawal kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Dan apabila perlu kami akan surati pemimpin pusat melalui jaringan himpunan mahasiswa Islam untuk melihat kondisi pemkab pangkep yang tidak relevan atau tidak sejalan dengan visi pemerintah pusat,” tutupnya.

Scroll to Top