Tudang Sipulung 2026: “Maccai Na Malempu, Warani Na Magetteng”, Ketua Umum Serukan Soliditas Kader

Ruminews.id, Makassar — Pengurus DPK KEPMI Bone Latenriruwa Periode 2026–2027 bersiap menyelenggarakan kegiatan Tudang Sipulung 2026 dengan mengusung tema “Maccai na Malempu, Warani na Magetteng”, sebuah falsafah Bugis yang mengandung makna kecerdasan dan kejujuran, keberanian dan keteguhan dalam prinsip.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan bagi seluruh kader. Lebih dari sekadar agenda organisasi, Tudang Sipulung menjadi momentum untuk merawat identitas, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Dalam arahannya, Ketua Umum DPK KEPMI Bone Latenriruwa Periode 2026–2027 menyerukan kepada seluruh kader agar senantiasa menjaga soliditas, memperkuat komunikasi, dan mengedepankan semangat kolektif dalam setiap proses organisasi.

Ketua Umum menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya nama atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan kader menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta menyatukan gagasan untuk mencapai tujuan bersama.

“Soliditas adalah fondasi organisasi. Saya menyerukan kepada seluruh kader agar tetap menjaga kebersamaan, mengesampingkan ego pribadi, dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan semangat persaudaraan dan tujuan perjuangan,” demikian pesan Ketua Umum kepada kader.

Sebagai bagian dari persiapan dan penguatan tanggung jawab pelaksanaan kegiatan, Ketua Umum juga mengamanahkan Arly Guliling Makkasau sebagai Koordinator Steering, Karmila Mademing sebagai Steering I, dan Asran Nurdin sebagai Steering II untuk menjadi penanggung jawab kegiatan Tudang Sipulung 2026.

Amanah tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan koordinasi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara terarah dan sesuai dengan nilai-nilai organisasi.

Penunjukan tim steering ini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pengawalan konsep, hingga memastikan substansi Tudang Sipulung tetap sejalan dengan tema yang diusung.

Falsafah “Maccai na Malempu, Warani na Magetteng” bukan sekadar rangkaian kata yang memperindah tema kegiatan. Di dalamnya terdapat pesan moral bagi setiap kader: kecerdasan harus berjalan bersama kejujuran, keberanian harus disertai keteguhan, dan setiap keputusan harus berpijak pada nilai serta tanggung jawab.

Bagi KEPMI Bone Latenriruwa, nilai-nilai tersebut merupakan landasan penting dalam membentuk kader yang tidak hanya cakap dalam berpikir, tetapi juga berintegritas dalam bertindak dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan bersama.

Melalui Tudang Sipulung 2026, DPK KEPMI Bone Latenriruwa Periode 2026–2027 berharap lahir semangat baru dalam merawat persaudaraan, memperkuat konsolidasi, serta membangun organisasi yang lebih solid, progresif, dan berkarakter.

Sebab organisasi yang kuat bukanlah organisasi tanpa perbedaan, melainkan organisasi yang mampu mengelola perbedaan menjadi kekuatan. Maccai na Malempu, Warani na Magetteng—cerdas dalam berpikir, jujur dalam bertindak, berani dalam bersikap, dan teguh dalam memegang prinsip.

***

Kontributor: Muh. Faiz Adriansyah, Arly Guliling Makkasau
Editor: Iman Amirullah

Share

Scroll to Top