Imbas Kasus Disetop, Komrad Minta Kejari Makassar Di Copot

Ruminews.id, Makassar – Central Coordinator Komite rakyat demokratik (komrad) menyambangi kantor kejaksaan tinggi sulawesi selatan. Selasa, 02/11/2026

Tajering, koordinator komrad, membeberkan agenda pertemuannya dengan pihak kejati sulsel terkait sejumlah kasus dugaan pungli hingga korupsi di sulsel

“Agenda kami ini sebagai peringatan untuk kejaksaan, mulai dari tataran kejagung, kejati hingga kejari di kota makassar tentang penanganan kasus dugaan korupsi yang harus di tuntaskan”. Ucapnya

Tambah, tajering, untuk kejari makassar ada kasus dugaan jual beli jabatan kepsek yang di setop, kasus koni makassar yang belum menemui kejelasan serta dugaan korupsi reklamasi di kawasan metro tanjung bunga

Pihak komrad menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya, meminta agar kepala kejaksaan negeri makassar minimal dimutasi hingga dicopot

“Jika kasus dugaan jual beli jabatan kepsek makassar tidak di lanjutkan, kami minta kajari makassar di copot dan kasus tersebut di ambil alih kejati sulsel”. Pungkas tajering

Selain itu, sebelum perwakilan komrad meninggalkan kejati sulsel, mereka mengungkapkan bahwa agendanya kali ini sebagai prakondisi menuju hari guru nasional dan anti korupsi sedunia 2026

Koordinator komrad, juga, memastikan akan melakukan unjuk rasa secara berturut-turut guna memastikan penerapan hukum berjalan transparan dan tegak lurus

“Kami ingatkan, unjuk rasa akan secara rutin dilaksanakan dengan titik fokus kantor kejati sulsel dengan isu pencopotan kajari makassar serta kajati sulsel bila dinilai tidak mampu menuntaskan sejumlah dugaan tipidkor yang sementara di tangani”. Tegasnya

Lanjut, tajering, segera mungkin kajari menetapkan tersangka pada kasus jual beli jabatan, kasus koni makassar harus jelas dan dugaan korupsi dikawasan metro tanjung bunga harus segera menetapkan tersangka

“Harapan kami tentunya, citra penegakan hukum di wilayah sulawesi selatan tidak di cederai oleh oknum-oknum yang menenteng kepentingan tertentu. Korupsi harus diberantas”. Tutup tajering

Share

Scroll to Top