Dinamika Kongres KEPMI Bone 2026: Ujian Integritas dalam Proses Regenerasi

Ruminews.id, Bone — Pelaksanaan Kongres Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Bone tahun 2026 mulai menunjukkan dinamika yang semakin serius menjelang hari pelaksanaan pada tanggal 9–12 Mei mendatang. Hari ini, steering committee bersama panitia pelaksana resmi melaksanakan tahapan verifikasi berkas bakal calon ketua umum yang sebelumnya telah mengembalikan formulir pendaftaran.

Dari tiga bakal calon yang mengikuti proses pencalonan, hanya dua nama yang dinyatakan memenuhi syarat dan sah secara verifikasi administrasi serta rekomendasi, yakni Muh. Khaidir Mu’tashim dan Syukur. Sementara Andi Syahrul Aksa dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi ketentuan persyaratan yang telah ditetapkan dalam mekanisme kongres.

Adapun peserta yang mendaftar sebagai calon kandidat Kongres XXI KEPMI Bone yakni:

  1. Muh. Khaidir
  2. Andi Syahrul Aksa
  3. Syukur

Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Steering Committee disaksikan oleh Panitia Pelaksana bersama caretaker, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon kandidat adalah:

  1. Muh. Khaidir
  2. Syukur

Sementara itu, atas nama Andi Syahrul Aksa dinyatakan tidak lolos verifikasi dengan alasan adanya dugaan pemalsuan dokumen rekomendasi komisariat yang ditemukan oleh Steering Committee saat proses verifikasi berlangsung dan disaksikan oleh panitia serta caretaker. Dengan hasil verifikasi tersebut, Steering Committee menegaskan bahwa keputusan yang telah ditetapkan tidak dapat diganggu gugat.

Pengumuman hasil Verifikasi Berkas Calon Kandidat Kongres XXI KEPMI Bone.

Ketua panitia pelaksana, Akbar, menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan aturan organisasi yang berlaku tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Kami bekerja berdasarkan hasil verifikasi fakta dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam mekanisme kongres. Keputusan ini diambil bukan atas dasar kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi demi menjaga marwah organisasi dan memastikan proses regenerasi berjalan secara sehat serta transparan,” ujarnya.

Keputusan ini menjadi perhatian banyak kader karena menunjukkan bahwa proses regenerasi di tubuh KEPMI Bone tidak lagi hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai ruang penegasan integritas organisasi. Panitia dan steering committee dinilai mengambil langkah tegas untuk menjaga marwah forum agar tetap berjalan sesuai konstitusi dan aturan organisasi yang berlaku.

Dalam dinamika organisasi mahasiswa, perbedaan pandangan dan kontestasi merupakan sesuatu yang lumrah. Namun, hal yang paling penting adalah bagaimana seluruh proses tetap berjalan dalam koridor etika organisasi, transparansi, dan penghormatan terhadap mekanisme yang telah disepakati bersama. Kongres bukan sekadar arena perebutan kepemimpinan, tetapi juga ruang pembelajaran politik organisasi bagi seluruh kader.

Sebagaimana semboyan KEPMI Bone, “Mabbulo Sipeppa, Malilu Sipakainge, Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong,” yang mengandung makna “persatuan, saling mengingatkan, saling menyelamatkan, dan saling menopang dalam setiap keadaan”. Nilai inilah yang seharusnya menjadi fondasi seluruh kader dalam menyikapi dinamika kongres hari ini. Bahwa perbedaan pilihan adalah hal biasa, tetapi menjaga persaudaraan dan marwah organisasi adalah tanggung jawab bersama.

KEPMI Bone sebagai organisasi mahasiswa daerah yang telah lama menjadi ruang kaderisasi, intelektualisme, dan gerakan sosial mahasiswa Bone di Makassar tentu memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas regenerasinya. Sebab, dari forum seperti inilah arah gerakan organisasi akan ditentukan untuk satu periode ke depan.

Momentum kongres tahun ini juga menjadi ujian kedewasaan bagi seluruh elemen organisasi. Kedewasaan dalam menerima keputusan forum, kedewasaan dalam menghargai aturan, dan kedewasaan dalam menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan personal maupun kelompok.

Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, seluruh kader diharapkan tetap menjaga stabilitas organisasi dan tidak membangun opini yang dapat memperkeruh situasi internal. Sebaliknya, momentum ini harus dijadikan sebagai penguatan bahwa KEPMI Bone masih memiliki komitmen terhadap regenerasi yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab.

Kongres 2026 bukan hanya tentang siapa yang akan menjadi ketua umum berikutnya. Lebih dari itu, kongres ini adalah tentang bagaimana KEPMI Bone membuktikan bahwa organisasi tetap berdiri di atas nilai kekeluargaan, integritas, dan keberanian menjaga marwah perjuangan mahasiswa Bone.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
  • All Posts
  • Bantaeng
  • Berau
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hulu Sungai Selatan
  • Infotainment
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kualanamu
  • Luwu Timur
  • Mandalika
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pali
  • Palu
  • Papua
  • Pemerintahan
  • Pemuda
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Soppeng
  • Tekhnologi
    •   Back
    • Makassar
    • Gowa
    • Maros
    • Takalar
    • Palopo
    • Jeneponto
    • Pangkep
    • Pare-pare
    • IKN
    • Bone
    • Bulukumba
    • Towuti
    • Sidrap
    • Purwakarta
    • Pekanbaru
    • Berau
    • Kolaka Timur
    • Enrekang
    • Serang
    • Tangerang Selatan
    • Bima
    • Nusa Tenggara Timur
    • Kolaka Utara
    • Barru
    • Cibubur
    • Jakarta
    • Luwu Timur
    • Luwu Utara
    • Padang
    • Pinrang
    • Polewali Mandar
    • Toraja
    • Selayar
    • Mamuju
    • Donggala
    • Soppeng
    • Parigi Moutong
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
    • Labuan Bajo
    • Mamasa
    • Kualanamu
    • Bantaeng
    • Ambon
    • Sinjai
    • Bombana
    • Jambi
    • Samarinda
    • Sorong
    • Tegal
    • Kendal
    • Kulon Progo
    • Morowali
    • Blora
    • Tual
    • Gunungkidul
    • Banten
    • Cilacap
    • Jayapura
    • Batam
    • Bantul
    • Sleman
    • Halmahera
    • Banjarnegara
    • Toraja Utara
    • Nabire
    • Bangkalan
    • Solo
    • Lamongan
    • Tangerang
    • Papua
    • Luwu
    • Malili
    • Tanah Bumbu
    •   Back
    • Badan Gizi Nasional
    •   Back
    • Dinas Koperasi Makassar
    •   Back
    • DPRD Kota Makassar
    • Prov Sulawesi Selatan
    • Pemerintah Kota Makassar
    • Pemerintah kabupaten Gowa
    • Dinas Koperasi Makassar
Scroll to Top