OPINI

Apa yang terjadi jika Iran menutup selat Hormus yang menjadi jalur minyak global dunia?

ruminews.id – Iran mengancam akan “membakar” kapal-kapal yang mencoba melewati selat Hormuz, jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia.

Pemblokiran selat ini berpotensi melambungkan harga barang dan jasa di seluruh dunia karena kenaikan harga minyak berdampak pada ekonomi global.

Ketidak pastian dan gangguan terhadap perdagangan internasional ini terjadi akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran.

China, India, dan Jepang, Indonesia yang merupakan importir utama minyak mentah yang melalui jalur tersebut akan sangat terdampak dengan penutupan selat ini.

Selama ini, sekitar 20% dari pasokan minyak dan gas global melewati jalur pelayaran sempit di Teluk Persia tersebut.

Namun pascaserangan AS-Israel beberapa hari lalu, Jenderal Sardar Jabbari dari Iran menyatakan Teheran “tidak akan membiarkan setetes minyak pun meninggalkan wilayah tersebut”.

Share Konten

Opini Lainnya

IMG-20260606-WA0199
Rupiah Rp18.000: Alarm Ekonomi Nasional Dan Ujian Ketahanan Indonesia
IMG-20260606-WA0194
Menolak Tambang Logam Tanah Jarang di Mamuju: Menjaga Hak Masyarakat atas Lingkungan yang Sehat
IMG-20260606-WA0192
Menunggu 19 Juta Lapangan Kerja di Tengah Bayang-Bayang Rupiah Rp19.000: Ujian Akuntabilitas Pemerintahan dalam Menyejahterakan Rakyat atau Sekadar Politik Janji?
WhatsApp Image 2026-05-27 at 11.51
Pancasila Sebagai Kompas Moral dan Hukum
IMG-20260606-WA0138
Eksplorasi Dan Eksploitasi Alam Di Kolaka Utara: Kemajuan Ekonomi Yang Mengorbankan Lingkungan
IMG-20260605-WA0199
Saat Perusahaan Minyak Mengajarkan Kita Cara Menjaga Lingkungan
IMG-20260605-WA0182
Risalah dari Pesisir: Ketika Laut Menjadi Arsip Kelalaian
IMG-20260605-WA0179
Memasung Republik ”Saat Kursi Kekuasaan Lebih Banyak Diisi Seragam Dari pada Pikiran”
WhatsApp Image 2026-05-27 at 11.51
Ketika Hutan Hilang, Manusia Ikut Terluka
Timboel Siregar - Ruminews
Elit Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Pelemahan Rupiah
Scroll to Top