ruminews.id, MAKASSAR — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus memperluas jejaring kemitraan internasional melalui pengembangan kerja sama penelitian dan akademik bersama Coventry University, Inggris. Kolaborasi ini diarahkan pada penguatan riset gizi masyarakat dengan pendekatan multidisiplin serta pengembangan program pendidikan lanjutan yang melibatkan sivitas akademika dari kedua institusi.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dekan FKM Unhas, Ansariadi, Ph.D., dan perwakilan Coventry University, Prof. Benny Tjahjono, yang menjabat sebagai Director for Research Engagement di universitas tersebut. Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan penelitian, peningkatan kapasitas akademik, serta perluasan akses terhadap jejaring riset internasional.
Kerja sama penelitian yang direncanakan akan berfokus pada bidang gizi masyarakat dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab kompleksitas persoalan gizi yang tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, lingkungan, dan perilaku masyarakat.
Ketua Program Studi Magister Gizi FKM Unhas, Rahayu Indriasari, Ph.D., yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan solusi yang relevan terhadap persoalan gizi masyarakat.
Menurutnya, perbaikan status gizi masyarakat membutuhkan pendekatan yang komprehensif dengan melibatkan beragam bidang keilmuan. Oleh karena itu, kolaborasi antara FKM Unhas dan Coventry University diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan penelitian yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain memperkuat agenda penelitian, kerja sama ini juga dirancang untuk melibatkan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, hingga doktor. Pelibatan mahasiswa tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem riset yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kapasitas generasi akademisi dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan berdaya saing internasional.
Khusus pada jenjang doktoral, Dekan FKM Unhas, Ansariadi, Ph.D., menyampaikan rencana penerapan mekanisme joint supervision atau pembimbingan bersama. Melalui skema ini, mahasiswa program doktor FKM Unhas yang memenuhi persyaratan akan memperoleh bimbingan akademik dari dosen FKM Unhas dan Coventry University.
Skema pembimbingan bersama tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas proses pendidikan doktoral, memperluas perspektif keilmuan mahasiswa, serta mendorong lahirnya penelitian yang memiliki kontribusi akademik dan relevansi terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Prof. Benny Tjahjono juga menyampaikan rencana penyediaan travel grant bagi dosen FKM Unhas pada 2027. Fasilitas tersebut direncanakan untuk mendukung kegiatan visiting research di Coventry University, sehingga dosen dapat memperluas pengalaman penelitian, membangun jejaring akademik, serta menjajaki peluang kolaborasi dengan peneliti internasional.
Wakil Dekan III FKM Unhas, Prof. Yahya Thamrin, turut menegaskan komitmen fakultas dalam memperluas kemitraan internasional, khususnya dengan institusi pendidikan tinggi di Inggris dan Eropa. Pengembangan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya FKM Unhas memperkuat kapasitas riset, meningkatkan kualitas akademik, serta menjajaki pengembangan program pendidikan double degree.
Melalui penjajakan kerja sama dengan Coventry University, FKM Unhas berharap dapat memperkuat posisi institusi dalam jejaring akademik global. Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan riset multidisiplin, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.
Kerja sama ini juga menjadi momentum untuk mengembangkan hubungan akademik yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, baik melalui penelitian bersama, pembimbingan mahasiswa doktoral, maupun mobilitas akademik bagi dosen dan peneliti.
Kontributor : Muh Raid Nabhan
Editor : Randi.M



