Ruminews.id, PAREPARE — Dampak kemarau panjang akibat fenomena iklim El Nino kian meluas dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kota Parepare. Merespons krisis air bersih yang dialami warga, Polres Parepare berkolaborasi dengan PAM Tirta Karajae serta deretan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan mahasiswa lintas agama menyalurkan bantuan air bersih di Jalan Patung Pemuda, RT 03/RW 01, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kamis (27/8/2026).
Kesulitan memperoleh air bersih di kawasan perbukitan Cappa Galung dilaporkan telah berlangsung selama hampir satu bulan akibat mengeringnya sumber air sumur warga dan aliran sungai. Aksi kemanusiaan ini menjadi momentum sinergi kuat antara kepolisian, PAM Tirta Karajae, serta jajaran kepemudaan dan kemahasiswaan di Kota Parepare yang meliputi HMI Cabang Parepare, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Parepare, GMKI Cabang Parepare, IMM Cabang Parepare, GP Ansor Parepare, IPM Kota Parepare, dan Fatayat NU Kota Parepare.
Ketua HMI Cabang Parepare, Muh. Ilham M, memberikan tanggapan positif dan apresiasi tinggi atas aksi kolaboratif ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap penderitaan warga bawah.
“Sinergi ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan kepekaan sosial kita bersama terhadap penderitaan warga yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Kolaborasi antara Polres Parepare, PAM Tirta Karajae, serta elemen pemuda dan mahasiswa lintas organisasi ini membuktikan bahwa persatuan pemuda dan aparat mampu menghadirkan solusi konkret di tengah bencana kekeringan yang dihadapi masyarakat,” tegas Muh. Ilham M.
Sementara itu, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan kewajiban bersama untuk merespons cepat keluhan masyarakat. Pembuatan sumur bor tidak memungkinkan karena kondisi geografis wilayah perbukitan, sementara aliran sungai alternatif juga telah mengering.
Selain mendistribusikan air menggunakan mobil tangki secara gratis melalui pelayanan PAM Tirta Karajae, tim gabungan juga menyiagakan dua unit tandon air penampungan di lokasi permukiman warga agar pasokan air bersih dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan. Kapolres Parepare bersama Direktur PAM Tirta Karajae, Abdul Azis, turut meninjau sumur warga yang mengalami kerusakan teknis guna mencari langkah penanganan lebih lanjut.



