Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program PELITA dan Serahkan Paket Hidroponik kepada Ibu PKK Kelurahan Lakessi

Ruminews.id, PAREPARE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin kembali melaksanakan program kerja inovatif bertajuk PELITA (Pemanfaatan Lahan Sempit Perkotaan). Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dilaksanakan di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, pada Selasa (04/08/2026).

Program ini diinisiasi oleh Andi Hilmi Muhammad dari program studi Teknik Arsitektur, yang merupakan bagian dari KKN Tematik Perubahan Iklim. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh krisis lahan terbuka akibat pembetonan pekarangan rumah warga (zero soil) yang secara drastis mematikan potensi aktivitas bercocok tanam secara mandiri di daerah perkotaan.

Melalui program PELITA, mahasiswa KKN bertujuan untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kondisi lingkungan dengan lahan sempit dan beton bukanlah penghalang untuk terus menanam. Kegiatan ini difokuskan pada edukasi penghijauan dan pelatihan sistem hidroponik mandiri yang menargetkan kelompok Ibu-ibu PKK Kelurahan Lakessi agar mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian pangan tingkat keluarga.

Dalam pelaksanaannya, selain memberikan materi sosialisasi mengenai keunggulan hidroponik yang cepat, higienis, dan hemat lahan, mahasiswa KKN juga menyerahkan bantuan secara langsung. Seluruh paket hidroponik, lengkap dengan alat dan bahan kebutuhannya seperti rockwool, benih selada yang diketahui memiliki masa panen 35-45 hari, serta pupuk hidroponik, diserahkan kepada Ibu PKK Kelurahan Lakessi untuk dikelola lebih lanjut.

“Melalui program PELITA ini, kami hadir membuktikan bahwa kita tetap bisa menanam sebagai langkah penghijauan dan pengadaan pangan di setiap rumah. Paket hidroponik ini diserahkan untuk dilanjutkan pengelolaannya oleh Ibu-ibu PKK, dan kami berharap hal ini bisa menjadi acuan bagi para warga Kelurahan Lakessi untuk mulai menghijaukan rumah-rumah mereka,” ujar Andi Hilmi selaku pelaksana program kerja.

Metode budidaya hidroponik yang memanfaatkan air kaya nutrisi ini menjadi solusi cerdas bagi masyarakat perkotaan. Dengan adanya alih teknologi pertanian modern yang sederhana ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan ragam manfaat secara langsung, mulai dari menghijaukan area beton, mengurangi pengeluaran dapur, hingga berkontribusi dalam perbaikan iklim mikro di lingkungan sekitar.

Program yang diakhiri dengan sesi foto bersama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyerahan alat, tetapi dapat menjadi media edukasi yang berkelanjutan. Keberadaan instalasi hidroponik di Kelurahan Lakessi diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemandirian pangan warga dan menjaga kelestarian lingkungan di tengah padatnya pemukiman perkotaan.

Share

Scroll to Top