Ruminews.id, Yogyakarta — Jajaran kader Pemuda Katolik di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan aksi nyata dan sinergi yang solid dalam merawat tradisi iman dan budaya. Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Bantul bekerjasama dengan Pemuda Katolik Komcab Sleman dan Pemuda Katolik Komcab Kota Yogyakarta terlibat aktif membantu kelancaran perhelatan akbar Prosesi Agung Mandala Tyas Dalem ke-99 di Gereja Hati Kudus Yesus (HKY) Ganjuran, Bantul.
Kolaborasi lintas cabang ini menjadi bukti kuatnya persaudaraan dan komitmen kaum muda Katolik untuk selalu hadir di tengah-tengah kegiatan gereja serta masyarakat. Kehadiran para pemuda dari tiga wilayah ini mempercepat serta memperlancar proses teknis upacara keagamaan yang kental dengan nuansa adat budaya Jawa tersebut.

Mengawal Prosesi dan Pembagian 58 Gunungan Hasil Bumi
Salah satu fokus utama dan kontribusi penting dari Pemuda Katolik se-DIY dalam perayaan Prosesi Agung tahun ini adalah mengawal jalannya prosesi gunungan tradisional hingga prosesi pembagian kepada para umat. Sebanyak 58 Gunungan yang berisi berbagai hasil bumi kelimpahan tanah dirangkai dan diarak sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan.
Gunungan-gunungan yang terdiri dari aneka sayur-sayuran, buah-buahan, dan panganan lokal tersebut dijaga secara ketat oleh para kader agar jalannya arakan tetap tertib. Setelah upacara liturgi dan doa syukur selesai, para pemuda dengan cekatan membantu membagikan hasil bumi tersebut secara merata kepada ribuan umat dan warga masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Merawat Tradisi Iman dan Budaya
Ketua Pemuda Katolik Komcab Bantul menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang kali ini terasa semakin spesial karena adanya dukungan personel penuh dari rekan-rekan Pemuda Katolik Sleman dan Kota Yogyakarta. Sinergi ini mempermudah manajemen lapangan, terutama saat mengoordinasikan massa yang antusias berebut berkah dari 58 gunungan hasil bumi.
Pihak panitia Gereja Ganjuran dan segenap umat memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh Pemuda Katolik se-DIY. Melalui keterlibatan ini, kaum muda Katolik diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-masing gotong royong, kebersamaan, dan kebudayaan daerah yang adiluhung.
Seluruh rangkaian kegiatan Prosesi Agung ke-99 berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Pelayanan bersama ini ditutup dengan ungkapan syukur dan sesi foto bersama para kader di depan gedung utama komplek Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran sebagai simbol soliditas organisasi yang siap bergerak kapan saja demi gereja dan tanah air.