Ruminews.id, Makassar — Berbagai persoalan dalam organisasi mahasiswa tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan satu sudut pandang. Kemampuan membaca persoalan, berdiskusi, hingga menentukan langkah penyelesaian menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang mahasiswa di dunia organisasi.
Berangkat dari hal tersebut, Bidang Advokasi Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (HMPWK) Unismuh Makassar melalui Ruang Edukasi Advokasi (REDAKSI) yang dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026.
Mengangkat tema “Menumbuhkan Nalar Solutif dan Kritis dalam Menghadapi Berbagai Persoalan yang Terjadi”, REDAKSI berlangsung di ruang kelas lantai tiga Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Forum tersebut menghadirkan demisioner Ketua HMPWK periode kedua sebagai pemateri dan menjadi ruang pertemuan antara pengalaman kepengurusan sebelumnya dengan dinamika organisasi yang dihadapi pengurus saat ini.
Alih-alih berlangsung dalam format pemaparan satu arah, REDAKSI dikemas melalui diskusi langsung dan interaktif. Peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, hingga pengalaman terkait berbagai persoalan yang muncul dalam organisasi. Pengalaman pemateri kemudian menjadi bagian dari pembahasan untuk melihat bagaimana sebuah persoalan dapat dipahami secara lebih menyeluruh sebelum menentukan keputusan.
Diskusi juga diarahkan untuk tidak berhenti pada pertanyaan mengenai apa yang terjadi, tetapi berkembang pada bagaimana mahasiswa dapat mengenali akar persoalan dan menyusun alternatif penyelesaian.
Cara berpikir tersebut menjadi bagian penting dalam membangun nalar kritis sekaligus solutif, terutama ketika mahasiswa dihadapkan pada situasi yang membutuhkan pertimbangan, kreativitas, dan keberanian dalam mengambil keputusan.
Bagi Bidang Advokasi HMPWK Unismuh Makassar, forum semacam REDAKSI menjadi salah satu ruang pembelajaran yang penting dalam kehidupan organisasi. Pertukaran pengalaman antara demisioner dan pengurus memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat dinamika organisasi dari perspektif yang lebih luas, sekaligus menjadi bahan refleksi dalam menghadapi persoalan pada masa kepengurusan saat ini.
REDAKSI pada akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk membahas persoalan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan pengalaman, gagasan, dan perspektif antargenerasi di lingkungan HMPWK. Melalui forum tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membangun pola pikir yang lebih kritis dan solutif serta mampu menghadirkan keputusan yang tepat, kreatif, dan konstruktif dalam menghadapi berbagai dinamika organisasi.



