Pemuda Butur Dorong Daerah dan Desa Bisa Manfaatkan Potensi Alam

Pemuda Butur

Ruminews.id, Buton Utara — Di tengah berbagai dinamika efesiensi anggaran di seluruh wilayah pemerintahan dari daerah hingga desa atau kelurahan mengalami potongan anggaran besar-besaran sehingga perjalanan ekonomi daerah banyak yang terhambat.

Hal ini menjadi terorientasi pada satu opsi yaitu bergantung anggaran dari pusat, namun ketika pemerintah daerah bisa melihat potensi dan bisa memanfaatkannya maka efisiensi yg terjadi saat ini bukan lah masalah bagi daerah.

Dalam keterangannya kian mengatakan kabupaten Butur sebagai daerah yang memiliki potensi alam seperti dibidang perikanan yang kurang dimanfaatkan oleh Pemda.

“Salah satunya daerah kita kabupaten buton utara adalah daerah pulau berpotensi akan hasil alamnya yang di miliki yakni bidang perikanan, namun pada realitasnya pemerintah daerah sekarang apatis, tidak memanfaatkan semaksimal mungkin,” Ungkap Kian ketua umum Komunitas Alang-Alang Literasi, melalui rilis pers nya kepada redaksi Ruminews, (19/08/2026).

Ia juga menjelaskan banyak nelayan saat ini kesusahan mengelola hasil laut yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi sangat diam ditempat.

Persoalannya terkait pemerintah daerah tidak menyediakan wadah ataupun mengfasilitasi para nelayan untuk mengelolah hasil laut agar bisa di ekspor ke daerah lain dan bisa menjadi pendapatan daerah.

“Oleh karena itu penggunaan anggaran benar-benar harus terarah dan jelas dalam pembangunan serta memfasilitasi, khususnya memberdayakan sumberdaya seperti laut guna mendukung para nelayan kita,” tegasnya.

Sebagai putra daerah Butur dirinya berharap Pemda melakukan evaluasi pemanfaatan potensi yang ada guna kedepannya menjadi salah satu penghasil pendapatan daerah.

“Hari ini saya sebagai pemuda buton utara berharap kepada pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan melihat potensi yg ada di daerah agar kedepanya buton utara tidak hanya bergantungan pada APBN namun bisa jg mendapatkan pemasukan daerah dari hasil hasil alam,” harapnya.

Dorongan ini juga diperlukan bagi setiap desa untuk bisa lebih terang melihat potensi, sebab dengan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar bisa dilihat seberapa besar dampaknya.

Kian juga menegaskan bahwa pemerintah harus lebih transparan dan kolaboratif memanfaatkan potensi, melihat anggaran yang dipangkas, tidak akan menyurutkan pemanfaatan potensi yang ada.

“Pemerintah desa juga bisa mencoba melihat dan memanfaatkan potensi yang ada, kemudian bekerja sama dengan pemerintah daerah memfasilitasi serta menyediakan sarana,” tutup Kian.

Diharapkan pemerintah dari tingkat pedesaan hingga daerah lebih kreatif dan juga mandiri untuk mendukung dan memanfaatkan potensi sumber daya alam.

Share

Scroll to Top