Paguyuban IKA FK UMI Jabodetabek Dorong Musyawarah Mufakat di Spinal VI

ruminews.id, Jakarta — Jika menilik kembali sejarah alumni dan cikal bakalnya, kelembagaan mahasiswa FK UMI berakar dari berdirinya Majelis Taklim pada awal 1993 di bawah kepemimpinan Idul Fitri bersama 45 mahasiswa perintis Angkatan ’92. Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Asri Ahram Efendi pada periode 1994/1995. Dari dinamika Majelis Taklim inilah lahir Badan Perwakilan Mahasiswa (kini DLM) dan Senat Mahasiswa (kini BEM), yang terus berkembang dan menaungi kepemimpinan mahasiswa dari masa ke masa hingga hari ini.

Memasuki era milenial hingga saat ini, dinamika alumni FK UMI makin kompleks seiring bertambahnya jumlah alumni dan meluasnya tantangan di dunia medis. Generasi alumni kini dihadapkan pada era digitalisasi kesehatan, perubahan regulasi, serta kebutuhan jejaring profesional yang adaptif. Di tengah pesatnya perkembangan zaman tersebut, semangat kekeluargaan yang diwariskan para perintis menjadi pondasi penting untuk menjaga arah pergerakan alumni.

Mendorong Kolaborasi Berkelanjutan dan Perbaikan Internal

Mencermati perjalanan sejarah dari era perintis hingga dinamika hari ini, Paguyuban Ikatan Alumni (IKA) FK UMI Jabodetabek mengimbau seluruh elemen alumni untuk mengedepankan semangat musyawarah untuk mufakat dalam ajang Silaturahmi dan Pertemuan Ilmiah Nasional Berkala (Spinal VI) yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 di Makassar, dengan agenda puncak Muktamar dan Tudang Sipulung pada 30 Oktober 2026. Momentum ini dinilai sangat vital untuk memperkuat kembali persatuan, merajut potensi alumni di berbagai daerah, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan almamater.

Paguyuban IKA FK UMI Jabodetabek menekankan pentingnya pembenahan dan perbaikan tata kelola organisasi secara berkelanjutan. Ruang kolaborasi yang efektif dan inklusif harus menjadi prioritas utama, khususnya dalam mengarahkan potensi alumni pada pengabdian masyarakat. Salah satu fokus strategis yang didorong adalah peran aktif alumni FK UMI dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di wilayah Indonesia Timur yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.

IKA FK UMI diingatkan untuk senantiasa mengingat akar sejarah pembentukannya. Dengan merefleksikan kembali semangat dan perjalanan panjang para perintis hingga hari ini, seluruh alumni diharapkan dapat menyatukan kembali energi untuk melangkah bersama, menjadikan IKA FK UMI wadah yang semakin solid, serta memberikan kontribusi nyata bagi almamater, masyarakat, dan bangsa.

Share

Scroll to Top