Ruminews.id, Sukabumi — Seorang kepala sekolah SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban intimidasi oleh seorang pria yang mengaku sebagai wartawan sebuah media daring lokal. Pria tersebut disebut mendatangi sekolah dan meminta sejumlah uang dengan alasan untuk membeli koran dari media yang dibawanya.
Aksi intimidasi itu diduga terjadi saat pria tersebut berada di lingkungan sekolah. Ia disebut menunjuk-nunjuk kepala sekolah sambil meminta uang. Peristiwa tersebut kemudian diungkap oleh anak korban melalui sebuah thread di media sosial.
Dalam unggahannya, sang anak meminta bantuan warganet untuk menemukan dan memviralkan pelaku. Unggahan itu kemudian mendapat perhatian luas dan ramai dibagikan oleh pengguna media sosial.
Tak lama setelah kejadian mencuat, korban didampingi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan PGRI Kabupaten Sukabumi melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Korban kemudian menjalani pemeriksaan dan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Pelaku selanjutnya berhasil diamankan di Polsek Sukaraja. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan, termasuk tes urine terhadap pria tersebut.
Dari hasil pemeriksaan urine, pelaku dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu. Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap kepala sekolah tersebut.
Kasus ini kini ditangani kepolisian untuk mengungkap lebih lanjut dugaan intimidasi serta memastikan latar belakang dan motif pelaku mendatangi sekolah dan meminta sejumlah uang.



