ruminews.id, Luwu Timur– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) berkolaborasi dengan Lembaga Pendidikan dan Dakwah Islam (LPDI) Desa Lera menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Masjid Amar Ma’ruf, Desa Lera, pada Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 39 peserta dan dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Lera, Kasbiyono. Pelaksanaan LDK ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN-T UM Palopo bersama LPDI Desa Lera dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter kepemimpinan sebagai persiapan menghadapi masa depan.
Dalam sambutannya, kepala desa Lera Kasbiyono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat besar dalam mempersiapkan generasi penerus, khususnya bagi Desa Lera. “Kegiatan ini sangat berguna untuk membekali anak-anak kita untuk masa depan. Karena kita tidak selamanya menjadi pemimpin. Kita membutuhkan regenerasi baru yang progresif dalam membangun bangsa dan negara, khususnya di Desa Lera.” Ia menekankan bahwa regenerasi merupakan bagian penting dalam keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan. Karena itu, generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri agar mampu mengambil peran di tengah masyarakat.
LDK tersebut menghadirkan empat materi utama yang disampaikan oleh pemateri dengan bidang masing-masing. Materi Kepemimpinan disampaikan oleh Rifki Tamsir, yang membahas pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, serta kemampuan dalam memimpin diri sendiri maupun orang lain. Materi kedua, Adab dan Ilmu, disampaikan oleh Ustaz Alimuddin, S.H.I. Materi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan adab dalam membentuk pribadi yang tidak hanya berwawasan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.
Selanjutnya, materi Remaja vs Kemajuan Teknologi disampaikan oleh Andini Aprilah, S. Materi tersebut mengajak peserta untuk memahami perkembangan teknologi sekaligus menyikapinya secara bijak. Generasi muda didorong agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif, tanpa mengabaikan tanggung jawab sosial dan nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, materi Public Speaking disampaikan oleh Friansyah, selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN-T UM Palopo Desa Lera. Materi ini memberikan pembekalan kepada peserta mengenai kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan di depan umum secara percaya diri, jelas, dan terstruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Friansyah juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan kegiatan LDK sekadar sebagai kegiatan seremonial. Ia mengajak peserta untuk menjadikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh sebagai batu loncatan untuk mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin di masa depan. “Jadikan kegiatan ini sebagai batu loncatan untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan,” pesan Friansyah kepada para peserta.
Ketua LPDI Desa Lera, Ustaz Marwan Ahmad, S.H.I., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat, Pemuda dan agama Desa Lera yang turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan pembinaan generasi muda tersebut. Kolaborasi antara KKN-T UM Palopo dan LPDI Desa Lera melalui kegiatan LDK ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memahami tantangan yang dihadapi di tengah perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, generasi muda Desa Lera diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, beradab, percaya diri, mampu berkomunikasi, bijak dalam menggunakan teknologi, dan memiliki semangat kepemimpinan untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, khususnya di Desa Lera.



