Ruminews.id, Yogyakarta — Jurnalis merupakan salah satu profesi tertua yang tercatat telah ada semenjak tahun 100 SM. Di era modern ini, seiring dengan gelombang demokratisasi yang melanda dunia, keberadaan jurnalis menjadi sangat penting.
Jurnalis dengan kebebasan pers yang melingkupinya dianggap sebagai bagian dari indikator level demokrasi sebuah negara. Oleh sebab itu lah, insan-insan pers termasuk jurnalis dilindungi kebeadaannya oleh negara.
Hal ini menjadi penting agar negara bisa memberi perlindungan terhadap para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya.
Perkembangan teknologi juga menghadirkan keberadaan media daring yang juga statusnya sama dilindungi keberadaannya oleh negara dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Meskipun dilindungi UU Pers, bukan berarti jurnalis bisa kebal hukum dan bebas tanpa aturan. Penting bagi jurnalis maupun calon jurnalis untuk memahami berbagai aturan dan kode etik jurnalisme untuk menghadirkan produk jurnalistik yang berkualitas dan bermanfaat
Memperhatikan Kode Etik dan Pedoman Hukum yang Ada
Jurnalis sebagai sebuah profesi yang dilindungi secara khusus juga dibebani beberapa tanggungjawab yang memastikan kita untuk tidak melanggar hukum.
Selama seorang jurnalis masih menaati kode etik dan aturan-aturan hukum yang berlaku, maka seorang jurnalis tidak akan bisa terseret pidana dalam menjalankan tugasnya. Karena apa yang dihasilkannya merupakan karya jurnalistik.
Independen dan Tidak Memihak
Tips selanjutnya yang harus dilakukan seseorang agar bisa menjadi jurnalis yang hebat adalah selalu independen dalam menghasilkan karyanya. Seorang jurnalis tidak boleh memihak dan idealnya bisa mengcover semua sudut pandang yang ada.
Independensi ini sangat penting karena jurnalis diharapkan menghasilkan karya yang netral dan dapat mengungkap kebenaran kepada publik.
Memiliki Integritas
Jurnalis utamanya dalam membuat karya-karya investigasi pasti akan sering menghadapi halangan dari berbagai kalangan yang merasa terganggu.
Maka tak heran jika jurnalis kerap kali menghadapi situasi dimana mereka diberikan “hadiah” agar bisa diam dan menghentikan investigasinya.
Jurnalis yang baik hendaknya memiliki integritas dan berpegang pada prinsip yang telah ia pegang. Salah satunya dengan menolak berbagai bentuk penyuapan yang diberikan kepadanya.
Kreatif dan Orisinil
Tips yang terakhir adalah kreatifitas dan orisinilitas. Dimana jurnalis yang baik adalah mereka yang kreatif atau dapat menghasilkan ide-ide baru yang cemerlang sebagai topik tulisannya.
Orisinilitas juga begitu penting, karena plagiasi merupakan hal yang sangat haram dalam dunia jurnalistik. Plagiasi akan menurunkan kredibilitas hingga mengakibatkan masalah hukum.
Itu tadi beberapa tips bagi kalian yang berkeinginan menjadi jurnalis yang hebat dan tentunya beradab. Selamat mencoba! **


