Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit

Pengunduran Diri Irshad Ade Irawan

Ruminews.id, Yogyakarta — Kepengurusan Partai Buruh di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gelombang pengunduran diri. Ketua Exco Partai Buruh DIY, Irsad Ade Irawan, menyatakan mundur dari jabatannya bersama seluruh gerbong jajaran pengurus partai di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.

Keputusan tersebut diambil menyusul keluarnya Organisasi Rakyat Indonesia (ORI)-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN dari Partai Buruh. ORI merupakan salah satu dari 11 organisasi inisiator pendirian kembali Partai Buruh pada Kongres I Oktober 2021.

“Sehubungan dengan keluarnya salah satu inisiator terbesar pendirian kembali Partai Buruh, yaitu ORI (Organisasi Rakyat Indonesia)-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, maka bersama ini saya, Irsad Ade Irawan, menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Partai Buruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” kata Irsad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).

Irsad menegaskan keputusan tersebut bukan diambil secara pribadi. Seluruh struktur kepengurusan Partai Buruh di DIY juga memutuskan mengundurkan diri secara bersamaan.

“Keputusan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Partai Buruh di DIY, mulai dari Exco Provinsi, Exco Kabupaten/Kota, hingga Exco Kecamatan,” ujarnya.

Gelombang pengunduran diri tidak hanya terjadi di tingkat pengurus. Irsad mengungkapkan buruh di berbagai pabrik serta petani di pedesaan yang selama ini menjadi basis dukungan Partai Buruh di DIY juga memilih meninggalkan partai.

“Selain itu, buruh di berbagai pabrik serta petani di pedesaan yang selama ini menjadi bagian dari basis dukungan Partai Buruh di DIY juga menyatakan keluar dari Partai Buruh,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kekuatan organisasi maupun basis massa Partai Buruh di DIY.

Pada saat yang sama, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY juga resmi menarik dukungannya terhadap Partai Buruh.

“Bersamaan dengan itu, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menarik dukungannya terhadap Partai Buruh. Dengan demikian, Partai Buruh tidak lagi menjadi bagian dari MPBI DIY,” kata Irsad.

Gelombang pengunduran diri di DIY terjadi setelah sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, mengumumkan pengunduran dirinya bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI). Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/6/2026), Ferri mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan dan evaluasi yang panjang.

Pengunduran diri itu dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan Partai Buruh. Keluarnya ORI-KSPSI AGN, yang didirikan pada 2013 dan menjadi salah satu kekuatan utama pendirian kembali Partai Buruh, kemudian memicu pengunduran diri kader dan pengurus di sejumlah daerah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
KATEGORI
Scroll to Top