Gejolak di Partai Buruh: Sekjen Ferri Nuzarli Mundur, ORI dan KSPSI AGN Keluar dari Partai

Ruminews.id, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Buruh periode 2026–2031, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri itu diikuti seluruh jajaran pengurus Partai Buruh yang berasal dari unsur Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN di berbagai daerah.

Ferri mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Acara itu dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI AGN dari berbagai wilayah di Indonesia.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Ferri baru saja kembali terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh dalam Kongres V Partai Buruh yang digelar pada 22 Januari 2026.

Dalam keterangannya, Ferri menjelaskan ORI KSPSI AGN merupakan salah satu dari 11 organisasi yang menginisiasi pendirian kembali Partai Buruh sebagai wadah politik perjuangan kaum pekerja. Sejak awal, kata dia, organisasinya berkomitmen menjaga independensi, profesionalisme, dan konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak buruh serta kepentingan rakyat.

“Mulai hari ini, Jumat 26 Juni 2026, kami memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai salah satu organisasi inisiator Partai Buruh,” kata Ferri.

Ia menegaskan keputusan tersebut bukan diambil secara mendadak, melainkan melalui pembahasan dan evaluasi organisasi yang panjang. Menurut Ferri, terdapat perbedaan pandangan dan arah perjuangan yang semakin mendasar antara ORI KSPSI AGN dengan kebijakan Partai Buruh saat ini.

“Ini bukan keputusan yang diambil secara mendadak. Kami telah melakukan evaluasi secara matang dan menilai terdapat perbedaan yang semakin mendasar dalam cara pandang maupun arah perjuangan,” ujarnya.

Ferri mengatakan keputusan itu tidak hanya berlaku bagi dirinya sebagai Sekretaris Jenderal, tetapi juga menjadi keputusan organisasi yang diikuti seluruh kader Partai Buruh dari unsur KSPSI AGN, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga cabang di seluruh Indonesia.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan hasil konsolidasi internal yang bertujuan menjaga soliditas organisasi serta menyatukan arah perjuangan ke depan.

Meski mengakhiri keterlibatan di Partai Buruh, Ferri memastikan hubungan baik dengan seluruh pihak tetap terjaga.

“Kami tetap menjaga hubungan persaudaraan dan semangat perjuangan untuk kepentingan kaum pekerja, buruh, dan rakyat Indonesia,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ferri menyampaikan harapan agar Partai Buruh tetap konsisten memperjuangkan kepentingan buruh dan rakyat.

“Kami mendoakan seluruh jajaran Partai Buruh sukses dalam perjuangannya membela buruh dan rakyat Indonesia. Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, kami ucapkan terima kasih,” tuturnya.

Pengunduran diri Ferri bersama seluruh unsur ORI KSPSI AGN diperkirakan menjadi salah satu dinamika politik terbesar di tubuh Partai Buruh tahun ini. Selain menyangkut posisi strategis Sekretaris Jenderal, langkah tersebut juga melibatkan keluarnya salah satu organisasi pendiri yang selama ini berperan penting dalam pembentukan dan perjalanan Partai Buruh sebagai kendaraan politik kaum pekerja.

Share

PENCARIAN
BERITA LAINNYA
KATEGORI
Scroll to Top