Ruminews.id, Pinrang – Pada tanggal 2 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan 2 program kerja individu di Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Pinrang. Salah satu program kerja individu yang dilaksanakan yaitu “Edukasi Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) sebagai Upaya Pengenalan Budidaya Perikanan” oleh Amalia Luna Ramadhani jurusan Budidaya Perairan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Budikdamber sebagai metode budidaya ikan yang sederhana, hemat biaya, dan dapat diterapkan pada lahan terbatas. Melalui metode ini, masyarakat dapat memelihara ikan dalam ember sekaligus menanam sayuran seperti kangkung pada bagian atas wadah.
Penyampaian materi mencakup penjelasan mengenai Budikdamber, manfaat, tujuan, serta jenis ikan dan tanaman yang digunakan. Edukasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai cara memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif.
Setelah penyampaian materi, peserta diajak untuk melihat secara langsung proses pembuatan media Budikdamber. Kegiatan tersebut meliputi pemasangan wadah tanam hingga proses penebaran benih ikan ke dalam ember.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dengan aktif bertanya mengenai jenis dan waktu pemberian pakan, penggantian air, beberapa jenis ikan yang dapat dibudidayakan, jenis tanaman yang sesuai, serta cara menjaga kualitas air agar ikan dapat tumbuh dengan baik.
Kegiatan edukasi ini memberikan pemahaman dasar kepada masyarakat mengenai penerapan Budikdamber sebagai salah satu alternatif budidaya sederhana di rumah. Selain menghasilkan ikan dan sayuran, metode ini juga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Pekkabata dapat menerapkan Budikdamber secara mandiri sebagai bentuk pemanfaatan lahan sempit yang produktif, mendukung ketahanan pangan keluarga serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya perikanan skala rumah tangga yang ramah lingkungan.



