ruminews.id – MAROS — Perjalanan Jumardi alias Bobot dalam dunia organisasi dan kegiatan sosial mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Maros. Pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, ia menerima penghargaan sebagai penggerak sosial dan inisiator komunitas.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.I.P., M.H., dalam kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di Lapangan Pelantikan Maros.
Apresiasi ini menjadi perhatian tersendiri bagi perjalanan kepemudaan Jumardi yang selama bertahun-tahun terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, pengembangan komunitas, dan gerakan sosial di Kabupaten Maros.
Sejumlah pengalaman organisasi yang dijalaninya menjadi bagian dari proses membangun jejaring, menumbuhkan kepedulian, dan mendorong keterlibatan anak muda dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi Jumardi, aktivitas organisasi bukan semata-mata tentang jabatan atau pencapaian, melainkan tentang bagaimana sebuah gerakan dapat membuka kesempatan bagi banyak orang untuk berpartisipasi dan berbuat sesuatu bagi lingkungannya.
“Sejak awal, saya menjalankan berbagai kegiatan ini bukan karena mengejar penghargaan. Semuanya berangkat dari niat hati untuk mengabdi, membantu masyarakat, dan membuat keberadaan kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Jika hari ini ada apresiasi, saya memandangnya sebagai penyemangat untuk terus melanjutkan pengabdian,” ungkap Jumardi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maros yang dinilainya telah memberikan perhatian terhadap aktivitas pemuda dan perkembangan organisasi di daerah.
Menurutnya, dukungan dan ruang partisipasi dari pemerintah merupakan faktor penting agar komunitas dan organisasi kepemudaan dapat terus berkembang serta menghadirkan kegiatan yang berdampak positif.
Jumardi berharap semakin banyak anak muda Maros yang berani memulai gerakan dari lingkungannya masing-masing. Ia meyakini perubahan dapat tumbuh dari inisiatif sederhana yang dikerjakan bersama secara konsisten.
“Harapan saya, semakin banyak pemuda yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bergerak dan mengambil peran. Sekecil apa pun kontribusinya, selama memberikan manfaat bagi masyarakat, itu tetap berarti,” tutupnya.



